Dari Hobi Menjadi “Ladang’ Rezeki

 250 total views,  2 views today

Muhammad Peri Arif nampak sedang melayani pelanggannya di  Toko Outdoor Adventure Key di Jalan Puncak Sekuning, Blok B Nomor 6, Palembang. | Dok KS

Muhammad Peri Arif nampak sedang melayani pelanggannya di Toko Outdoor Adventure Key di Jalan Puncak Sekuning, Blok B Nomor 6, Palembang. | Dok KS

PALEMBANG – Hobi bagi  sebagian banyak orang identik dengan materi yang melimpah. Orang-orang rela mengeluarkan uang lebih untuk memenuhi kebutuhan hobinya. Namun tidak untuk Muhammad Peri Arif. Ia justru menjadikan hobi mendakinya sebagai ‘ladang’ bisnis yang lumayan menggiurkan.

“Awalnya dari hobi. Lalu saya pikir kenapa tidak saya jadi kan bisnis saja. Toh, ini adalah peluang buat saya dan mulai dari itu saya tekad kan untuk membuka toko outdor. Karena pekerjaan yang dilakukan dari sebuah hobi sama saja pekerjaan yang dilakukan dari hati, dan itu sangat menyenangkan, hobi berjalan, pundi pundi uang pun ikut kumpul,” kata Muhammad Peri Arif pemilik Toko Outdoor Adventure Key di Jalan Puncak Sekuning, Blok B Nomor 6, Palembang, Jumat (7/11).

Pria akrab disapa Pew ini berkata, jika untuk saat ini barang outdor tidak hanya diminati oleh kalangan penggiat alam saja tapi sudah masuk kemasyrakat umum.

“Kenapa saya pilih buka toko outdor? Karena saya lihat pangsa pasarnya yang bukan penggiat alam pun bisa ikut menggunakan,” cetusnya.

Produk yang dijualnya meliputi tenda, slipping bag (SB), carier( tas gunung), sepatu, dan alat- alat pendakian lainnya. Harga yang di bandrol untuk tas dari mulai Rp 100 ribu sampai ada yang Rp 1 juta, sepatu tracking mulai Rp 350 ribu sampai dengan Rp 700 ribu.

“Itu pun tergantung mereknya, juga harga tenda dome dari Rp 1 jutaan untuk yang kapasitas empat orang,” katanya.

Ditanya soal dampak film berjudul 5 cm yang tahun lalu sempat meledak terhadap omset penjualannya, ia menjawab omsednya jadi sedikit bertambah.

“Ya, dampaknya kalau untuk penjualan sih lumayan, sebab mereka yang bukan pendaki jadi ikut beli walaupun hanya sekedar untuk fashion,” kata Pew.

Jelas Pew, dirinya ada planing memberikan diskon kepada konsumennya, tapi tidak untuk akhir tahun ini, kemungkinan Agustus 2015.

“Untuk tahun ini belum, karena outlet kita kan baru jalan lima bulan berjalan, kemungkinan tahun depan di bulan agustus, kenapa kita kasih diskon dibulan itu, karna bulan agustus jadi salah satu target teman-teman kita mendaki, biasanya untuk sekedar mengibarkan bendera atau pun upacara dipuncak. Nah..kita kasih diskon untuk alat- alat yang mereka perlukan,” Pew menjelaskan.

Bagi anak-anak muda sekarang tidak harus menjadi seorang pendaki untuk menggunakan barang- barang outdor ini, tapi pesan Pew jika memang belum berpengalam atau pemahaman materi tentang mendaki kurang, lebih baik harus ikut safety prosedur.

“Pesannya ya..,bagi yang belum paham materi mendaki, lebih baik ajak teman yang sudah berpengalaman dan menggunakan perlengkapan yang safety prosedur, agar bebas dari hal- hal yang tidak diinginkan,” tukasnya.

 

TEKS   : YUNI DANIATI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster