Alat Perekam e-KTP di tebing Tinggi Hilang

 231 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP di Kabupaten Empat Lawang, masih menemui kendala. Tak hanya kerusakan dan tidak stabilnya tegangan listrik, ternyata alat perekam e-KTP tersebut ada juga yang hilang seperti terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Empat Lawang, Kipli menjelaskan, dari 10 kecamatan, tercatat empat kecamatan terpaksa menunda proses perekaman e-KTP.

Alasannya beragam di Kecamatan Tebing Tinggi misalnya sebut Kipli, proses rekam data untuk e-KTP tidak bisa dilakukan karena alat untuk merekam data wajib KTP tersebut, hilang. Padahal terang Kipli, perekaman data tersebut juga mencakup untuk Kecamatan Saling.

Sementara di Kecamatan Talang Padang jelasnya, alat perekaman kondisinya bagus tetapi tegangan listrik tidak stabil. Informasinya kata Kipli, ada kerusakan pada travo listik milik PT PLN di daerah itu, sehingga kapasitasnya dayanya berkurang. Sedangkan di Kecamatan Pasemah Air Keruh, kendalanya alat server mati, perbaikannya pun harus dilakukan ke Jakarta. “Kita masih upayakan solusinya” kata Kipli.

Ia menerangkan, hilangnya alat rekam data di Kecamatan Tebing Tinggi ini sudah dilaporkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun pergantian alatnya, masih menunggu karena saat ini alokasi pengiriman alat rekam data e-KTP itu di prioritaskan untuk wilayah timur Indonesia.

Mengenai kerusakan server imbuhnya, sudah dikirim ke Jakarta dan dipastikan segera bisa diperbaiki. “Kita juga sudah berkoordinasi dengan PT PLN, agar menambah tegangan listrik di Kantor Camat Saling agar proses rekam data, bisa dilakukan,” ucapnya.

Ia menambahkan, perekaman e-KTP di Empat Lawang dimaksimalkan mulai Desember ini. Sebab alat cetak, server dan perekaman sudah ada dan di instal di Disdukcapil. Kedepannya pembuatan e-KTP langsung cetak di daerah, tidak mesti menunggu dari pusat lagi.

Menyusul rencana penyetopan cetak e-KTP dari pusat ? Kipli menjelaskan, itu bukan penyetopan tetapi pemerintah memberikan waktu tenggang mempersiapkan cetak e-KTP di daerah.

Sebab, selain kelengkapan alat dan mesin harus di instal dan pendataan terlebih dahulu, agar program nasional ini berjalan maksimal. “Bukan di stop, kita persiapan dahulu. Insya Allah paling lambat Desember ini bisa dimulai,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster