Pembangunan Jembatan “Suramadu” Ogan Ilir Terus Dikebut

 424 total views,  2 views today

Kadis PU BM, OI Muhsin Abdullah saat memaparkan spesifikasi dan target pengerjaan Jembatan Putus, kepada Bupati OI, H. Mawardi Yahya, saat meninjau Jembatan. | Dok KS

Kadis PU BM, OI Muhsin Abdullah saat memaparkan spesifikasi dan
target pengerjaan Jembatan Putus, kepada Bupati OI, H. Mawardi Yahya,
saat meninjau Jembatan. | Dok KS

INDERALAYA – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) melaliu Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM), terus menggenjot pembangunan Jembatan Putus, yang diklaim menjadi jembatan termegah serta menjadi icon Bumi Caram Seguguk, layaknya Jembatan Suramadu, Surabaya.

Pada Desember nanti, jembatan tersebut dipastikan akan bisa dilintasi baik dua maupun roda empat, pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT), Ogan Ilir ke 11, yang akan dipusatkan di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT), Tanjung Senai, Kota Inderalaya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PU Bina Marga, H Muhsin Abdullah, ST. MM, Kamis (6/11), kemarin.

“Sesuai target, Jembatan Tanjung Putus selesai Desember ini, kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya. Ya, paling tidak Desember sudah bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya.

Tak hanya jembatan Tanjung Putus, lanjut Muhsin, saat ini pihaknya juga melakukan pembangunan jembatan beton di Tanjung Baru Kecamatan Inderalaya Utara, dan Jembatan Tanjung Seteko Kecamatan Inderalaya.

“Ketiga jembatan ini, semuanya ditargetkan bulan Desember, kita optimis selesai sesuai target. Yang di Tanjung Baru sudah 80 persen, begitu juga Tanjung Seteko dan Tanjung Putus ini,” imbuhnya.

Muhsin menambahkan, jika ketiga jembatan ini selesai, akses menuju perkantoran akan lebih mudah dijangkau dan yang terpenting Jalan Lintas Timur (Jalintim), depan pasar bisa diminimalisir kemacetannya.

Dibeberkan Muhsin, nanti bentuk jembatan tersebut seperti bentuk Jembatan Suramadu di Surabaya. “Ya bedanya, jembatan Suramadu panjang, kalau kita kecil. Tapi, nantinya jembatan kita Tanjung Putus baguslah, unik, beda dibandingkan jembatan yang lain,” imbuhnya.

Terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir, Endang PU Ishak, meminta agar pihak ketiga melakukan penyelesaian jembatan tersebut sesuai jadwal yang telah ditentukan pihak Pemerintah Kabupaten.

“Paling tidak, jembatan Tanjung Putus tersebut tanggal 7 Januari pas ulang tahun Ogan Ilir ke-11, sudah bisa dilintasi,” ujarnya di kantor dewan, kemarin.

Pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Pemkab yang sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan pembangunan infrastruktur yang sudah ada dan berjalan saat ini.

“Seperti Komplek Perkantoran Terpadu ini, yang sangat wah. Saya sendiri seperti mimpi melihat Komplek Perkantoran ini, serasa tidak yakin, dengan umur Pemkab Ogan Ilir yang baru seumur jagung, sudah mampu membangun perkantoran semegah ini. Kita sangat bangga menjadi warga Ogan Ilir,” ungkapnya.

Pantauan Kabar Sumatera, Jembatan Tanjung Putus sudah hampir 80 persen, tiang pancang yang sebelumnya jadi kendala, karena air waktu itu masih tinggi, sekarang sudah tertanam, bahkan, pekerja sudah terlihat melakukan pengecoran.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster