Final ISL 2014, Janjikan Duel Sengit

 370 total views,  4 views today

persibPALEMBANG – Indonesia Super League (ISL) 2014 memasuki masa akhir kompetisi dengan digelarnya final antara Persipura Jayapura menghadapi Persib Bandung, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (7/11) pukul 19.00 WIB.

Persipura melaju ke babak final usai mengalahkan Pelita Bandung Raya, skor 2-0. Sedangkan Persib Bandung menang telak 3-1 atas Arema Cronus. Duel sengit akan tersaji pada laga nanti.

Pasalnya, kedua tim punya tekad yang tinggi untuk saling mengalahkan. Persipura sendiri ingin membuktikan bahwa mereka bisa mempertahankan gelar juara walau tanpa pelatih kepala (Jacksen F Tiago), sementara tim Maung Bandung ingin merasakan juara setelah sekian lama ‘puasa’ sekaligus ingin memutus rekor Persipura sebagai juara bertahan.

Dari data statistik, Persib Bandung belum pernah mengenyam kemenangan dari Persipura sejak kompetisi ISL dalam format satu wilayah. Persipura sendiri masih akan mengandalkan striker Boaz Solossa dibarisan depan dan sebagai palang pintu pertahanan, Bio Paulin tetap menjadi pilihan utama jajaran pelatih.

Sementara Persib Bandung akan mengandalkan Ferdinand Sinaga sebagai mesin golnya dan Vladimir Vujovic sebagai palang pintu pertahanan.

Asisten pelatih Persipura, Cris Leo Yarangga mengatakan, Persib Bandung akan menjadi lawan kuat buat mereka. Tapi mereka sudah mengantongi taktik dan strategi Maung Bandung serta cara mengatasinya.

“Kita tahu Persib luar biasa, semua lini mereka diperkuat mantan pemain timnas, itu mungkin yang menjadi antisipasi kita. Salah satu pemainnya Ferdinand (Sinaga) akan kita press (ketat), biarlah Bio (Paulin) yang akan mengatasinya,” kata Cris, Kamis (6/11).

“Kalau masalah strategi, Persib seringkali main bola panjang untuk masuk daerah pertahanan lawan. Jadi kita akan pressing ketat agar mereka tidak leluasa berkembang, kita tidak memberikan mereka kesempatan untuk bermain (leluasa),” tambahnya.

Persipura sebelumnya tanpa empat pemain, lantaran ada yang cedera dan indisipliner. “Kemungkinan besok kita akan turun full tim, Ruben (bek kiri) sudah sembuh begitu juga yang lain. Pokoknya kita sudah sangat siap untuk menghadapi final,” ungkapnya.

Sementara itu, Persib Bandung optimistis bisa mendapatkan hasil maksimal kala menantang sang juara bertahan, Persipura. Kesan tim kuat dan soliditas yang lama terjalin dalam tim Mutiara Hitam tak membuat Maung Bandung kecut.

“Persipura tim kuat, mapan, stabil dan sudah lama bersatu. Mereka menunjukkan diri tanpa Jacksen. Tapi kami punya kesempatan menjuarai kompetisi musim ini. Karena kami punya motivasi tinggi untuk mengalahkan juara bertahan. Kami tidak melihat kekuatan Persipura ataupun statistiknya. Dengan semangat kebersamaan (kerjasama tim) dan disiplin, saya pikir kami bisa mendapatkan hasil yang baik,” kata Djajang.

Djanur, sapaan akrab Djajang, dirinya menggaransi akan menurunkan tim terbaiknya dalam laga nanti. Karena sejauh ini tak seorang pemain pun mengalami cedera ataupun akumulasi. Ia pun optimis anak asuhnya bisa meredam permainan Persipura.

“Masalah materi ataupun kerjasama tim, Persib tidak ada masalah. Yang jadi catatan kami selama ini cuman konsentrasi. Karena dari enam kekalahan yang dialami Persib musim ini karena kurangnya konsentrasi. Banyak gol terjadi pada menit-menit akhir, itu artinya persoalan konsentrasi tidak baik. Mudah-mudahan besok (final) semua bisa lebih baik,” tukasnya.

 

TEKS           : IQBAL

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

Prakiraan pemain :

Persipura : Yi Jao Hoon, Bio Paulin, Dominggus Pakdawer, Ronny Beroperai,Yustinus Pae, Imanuel Wanggai, Lim Jun Sik, Nelson Alom, Gerard Pangkali, Ian Luis Kabes, Boaz Solossa (C)

Persib : I Made Wirawan, Vladimir Vujovic, Ahmad Jufriyanto, Supardi, Toni Sucipto, Taufiq, Firman Utina (C), Makan Konate, Tantan, M Ridwan, Ferdinand Sinaga,





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster