“Sertifikasi Tidak Jadikan Guru Lebih Baik”

 289 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Drs Kiagus Hasan, Kepala SMA Nurul Iman Palembang, sertifikasi guru yang sudah menjadi program sejak pemerintahan SBY, faktanya tidak memberi dampak terhadap kualitas guru. BuktInya, sejak pemberlakukan sertifikasi ini, belum banyak membuahkan hasil. “Kualitas guru di sekolah masih banyak yang tidak meningkat,” ujarnya belum lama ini.

Bahkan Kiagus mengatakan, sertifikasi juga tidak memberi dampak signifikan terhadap peningkatan moralitas terhadap anak didik. “Moral anak didik sampai saat ini faktanya masih seperti sebelum ada sertifikasi, terutama tentang akhlak dan tata kramanya,” ujarnya.

Menurut Kiagus, salah satu tujuan sertifikasi guru untuk meningkatkan kualitas guru, namun pada kenyataannya. Efek positif dari sertifikasi hanya pada perolehan tunjangan tambahan bagi setiap guru. Sementara terhadap kualitas anak didik, seperti peningkatan tata krama dan moralitas anak didik, menurut Kiagus sertifikasi tidak memberi efek peningkatan berarti. ”Untuk murid masih sama, tidak banyak berubah, karena itu memang sudah karakter dari dalam diri anak- anak itu sendiri,” tuturnya kepada kepada Harian Kabar Sumatera, belum lama ini.

Seiring dengan itu, Rozali, S.Pd, M.Pd, Wakil Kepala SMAN 3 Palembang, yang mebidangi kurikulum mengatakan, untuk pendidikan sopan, santun, tata krama anak didik, pihaknya memberlakukan wajib bersalaman kepada guru setiap pagi. “Ini dilakukan di depan gerbang sebelum masuk sekolah. Ini dilakukan setiap hari ketika masuk sekolah,” ujarnya tanpa.

Ditanya soal efek sertifikasi, Rozali mengatakan, sertifkasi guru perlu ditinjau kembali, terutama terhadap beban kerjanya. Bahkan Rozali mengharapkan seiring dengan sertifikasi, sebaiknya beban kerja guru bisa dikurangi. Oleh sebab itu, Rozali meresppon positif teradap rencana Mendikbud Anies Baswedan yang akan meninjau ulang terjadap sertifikasi. Namun menurut Rozali, sebaiknya sertifikasi memang di berikan untuk guru yang memang benar-benar bekerja. “Kalau memang ada peninjauan kembali tentang sertifikasi ini, ya saya cuma mengharapkan,  agar pemerintah bisa memberikan sertifikasi itu memang benar-benar kepada yang mengikuti prosedur kerja yang riil,” ujarnya.

 

TEKS   : YUNI DANIATI (Mg)

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster