Akibat Pemadaman Listrik, “Omset Bingkai Kita Anjlok 50 persen”

 291 total views,  2 views today

Foto HL---Supriyanto nampak sedang membereskan pembuatan bingkai milik pelanggannya. | Dok KS

Foto HL—Supriyanto nampak sedang membereskan pembuatan bingkai milik pelanggannya. | Dok KS

PALEMBANG – Pemadaman listrik yang terus menerus membuat Gumes Frend Toko Bingkai yang ada di Jalan Angkatan 66 Lorong Jambu, Palembang mengalami penurunan omset hingga 50 persen per harinya.

“Tadinya kita bisa menyelesaikan 50 sampai 80 bingkai. Nah, sejak pemadaman listrik, kita hanya bisa menyelesaikan 30 sampai 40 bingkai saja. Otomatis omset pun ikut menurun,” ucap Supriyanto, pengelola Toko Bingkai, Rabu (5/11). Kata Supriyanto, toko bingkai miliknya dibuka pukul 08.30 WIB dan tutup pukul 18.00 WIB.

“Alhamdulillah penghasilan yang kita terima sebanyak Rp 1 juta per harinya. Sejak pemadaman listrik hampir setiap hari kita hanya berpenghasilan Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu per harinya. Kalau setiap hari mati terus listriknya. Ya…bisa rugi dong kita,” ia mengeluhkan.

Produk bingkai milik Surpiyanto ini biasa dipesan pelanggan bervariasi. Dari model minimalis sampai yang ukiran elegan pun tersaji dti tokonya. Harganya pun beragam tergantung ukuran bingkainya dari mulai Rp 15 ribu hingga Rp 1 juta.

“Bingkai yang paling banyak dipesan itu yang berbentuk bingkai ukiran. Bingkai jenis ini cocok untuk foto-foto prawedding dan foto keluarga terutama,” tambah Yanto sapaan akrab Supriyanto.

Kata Supriyanto, tahun 2014 ini kebanyakan toko-toko bingkai sedang dibanjiri orderan pesanan. Tak hanya dari pelanggan yang akan menikah saja, namun dari kantor-kantor pemerintahan dan sekolah pun ikut memesan. Bingkai yang di pesan yaitu bingkai yang bergambarkan foto Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga para Menterinya.

“Ya, tahun ini banyak pesanan bingkai dengan foto Presiden dan Wakil Presiden kita. Bahkan, pesanannya bisa sampai 1000 buah, tapi karena pemadaman listrik ini, kita semua jadi terhambat dalam pengerjaanya,” Yanto menjelaskan.

Tutur Supriyanto, yang di\utamakan di toko bingkai Gumes Frend ini adalah kerapihannya dan kualitas bahan yang dibapaki.

“Yang paling penting lagi karena yang mengerjakan bingkai ini ganteng-ganteng. Haa..ha.ha..ha,” kelakar Supriyanto yang akrab disapa Yanto dan pegawai yang lain kepada Harian Kabar Sumatera.

Ia menambahkan, usaha keluarga yang sudah hampir 45 tahun ini kini berhasil melebarkan sayapnya di Jalan Jenderal Sudirman depan Masjid Agung. Dan, sampai sekarang ini toko tersebut masih berkembang pesat.

 

TEKS    : YUNI DANIATI

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster