Tuntut Kejelasan Lahan, Puluhan Warga Kepung Rumah Kades

3 total views, 3 views today

INDERALAYA – Puluhan warga Desa Embacang, Kecamatan Lubuk Keliat mengepung kediaman Santo, Kepala Desa (Kades), Lubuk Keliat, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (4/11), kemarin.

Kedatangannya guna menuntut kejelasan status tanah seluas 45 hektar yang dijual Nasir (45), warga Desa Lubuk Keliat kepada PT Segulang Energi Sawit (SES).

Puluhan warga sempat menghakimi Nasir, oknum penjual lahan lantaran bersembunyi. Warga akhirnya menyerahkan Nasir ke Polsek Tanjung Batu.

Data yang didapat, massa dari Desa Embacang bergerak menuju rumah Kades Lubuk Keliat, Santo. Warga yang geram langsung menerobos masuk rumah kades.

Sayangnya, kades tersebut tidak berada di tempat masa langsung menuju rumah Nasir. Lagi-lagi, warga tidak menemukan Nasir di rumahnya.

Massa tidak langsung putus asa dan terus mencari Nasir ke setiap rumah. Benar saja, warga mendapati Nasir sedang bersembunyi di rumah temannya.

Tanpa ampun, warga langsung menghakimi Nasir dan langsung diserahkan ke Polsek Tanjung Batu.

Kades Embacang, Wahidi mengatakan, warga bergerak lantaran geram dan ingin mengetahui secara pasti ke Kades Lubuk Keliat. “Saat ke tempat kades tidak ada dan Nasir juga tidak berada di tempat,” ujarnya.

Wahdi menambahkan dirinya belum tau persis tahun pembuatan surat tanah yang dibuat oleh Nasir. “Sampai saat ini kita belum tau tanggal dan tahun surat-surat tanah yang dibuat oleh Nasir, namun dugaan kuat, Kades Lubuk Keliat terlibat,” ujarnya.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui melalui Kapolsek Tanjung Batu, Iptu Gunawan didampingi Kanitreskrim, mengatakan, pihaknya sudah mengamankan Nasir warga Desa Lubuk Keliat atas tuduhan menjual tanah milik warga Desa Embacang.

“Saat ini Nasir sedang diperiksa di Polsek Tanjung Batu, tinggal menggali informasi lebih dalam lagi, apakah Kepala Desa Lubuk Keliat terlibat, kita tunggu saja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga belum mengetahui keberadaan Santo Kades Lubuk Keliat yang melarikan diri, apakah sudah melarikan diri keluar kota, ataukah masih di dalam seputar wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

“Setelah Nasir dan Santo nantinya diperiksa baru kita dapati siapa yang akan jadi tersangka utama dalam kasus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Lubuk Keliat saat dikonfirmasi mengatakan dirinya tidak tahu pasti tentang kejadian tersebut karena sedang berada di Kota Inderalaya.

Namun, dirinya mengakui jika Nasir warga Lubuk Keliat sudah diamankan pihak polsek Tanjung Batu, karena dirinya sudah mendapat informasi dari Polsek.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com