Sulit Diberantas, Diduga Ada yang Backingi Perjudian di Empat Lawang

16 total views, 3 views today

EMPAT LAWANG – Perjudian di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Empat Lawang, kian marak. Namun ironisnya, pihak kepolisian masih kesulitan mengungkap dan membrantas penyakit masyarakat ini, lantaran diduga beberapa lokasi perjudian sengaja dilindungi oknum tertentu.

Kepala Polres Empat Lawang, AKBP M Ridwan melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Nanang Supriyatna, mengakui kesulitan tersebut. Sejauh ini sebutnya, pihaknya sedang mencari metode efektif dalam memberantas perjudian, baik itu togel, maupun jenis dadu guncang.

“Kita sedang mencari metodenya. Selama ini, petugas selalu kucing-kucingan ketika sedang lidik terhadap perjudian di Empat Lawang, salah satunya adanya dugaan perlindungan oknum terhadap judi khususnya dadu guncang,” jelas Nanang, Selasa (4/11).

Disebutkan Nanang, Polres tidak akan mendiamkan adanya perjudian di Empat Lawang. Pemberantasannya jelas dia, sama dengan kasus-kasus lainnya yakni pencurian. Upaya penyelidikan terhadap perjudian terus dilakukan, selain itu juga banyak laporan masyarakat yang langsung dikembangkan.

Namun kita kesulitan, ketika digerebek tidak ada barang buktinya. Tanpa ada barang bukti yang melekat misalnya untuk togel ada rekapan dan uang. Tanpa itu, tidak bisa di katagorikan perjudian,” ujarnya.

Nanang mengatakan, selain penyelidikan pihaknya juga terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian. “Perjudian itu sebenarnya mudah dihilangkapan apabila masyarakat benar-benar ngerti kalau judi itu malah merugikan baginya, selain dihukum di dunia juga dinilai dari agama berdosa, nah kalau tidak ada yang masang bingungkan bandarnya,” imbuhnya.

Sebelumnya Kapolres Empat Lawang, AKBP M Ridwan menjelaskan, perjudian di Kabupaten Empat Lawang, tidak dapat diberantas hanya mengandalkan aparat kepolisian saja, namun perlu peran tokoh masyarakat, tokoh agama dalam memberantas perjudian di Empat Lawang.

“Artinya penegak hukum kita yang tangkapin itu semua, nah untuk pembasmian perlu juga dengan pendekatan tokoh masyarakat, sementara tokoh agama bisa menghimbau kepada masyarakat kalau judi itu dilarang baik secara agama maupun secara hukum,” tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR      : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com