35 Polisi “Nakal” Dipesantrenkan

6 total views, 3 views today

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat saat memberikan pengarahan kepada 35 polisi "nakal" sebelum berangkat ke Pesantren Darul Tauhid, Inderalaya Utara. | Dok KS

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat saat memberikan pengarahan kepada 35 polisi “nakal” sebelum berangkat ke Pesantren Darul Tauhid, Inderalaya Utara. | Dok KS

INDERALAYA – Sebanyak 35 anggota Kepolisian Resort (Polres), Ogan Ilir, yang disinyalir banyak melakukan kesalahan alias “Nakal”, terpaksa dipesantrenkan dengan mengikuti Santri Siap Guna, di Kampung Tauhid Sriwijaya,  Pesantren Darul Tauhid, pimpinan KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), di Desa Palemraya, Inderalaya Utara, Ogan Ilir.

Program tersebut akan berlangsung selama lima hari yang bertujuan untuk membangun karakter kembali anggota.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat didampingi Wakapolres Kompol Isbet mengatakan,program “Santri Siap Guna” merupakan  implementasi membangun karakter diri sendiri, membangun keimanan serta kedisiplinan.

“Ya, program ini merupakan terobosan dari Polres OI yakni Santri Siap Guna. Mereka (anggota), mengikuti kegiatan pesantren selama lima hari,” ungkapnya di sela-sela pelepasan menuju Darul Tauhid, Inderalaya di Mapolres OI, Selasa (4/11), kemarin.

Kapolres menambahkan, materi yang akan diajarkan bukan hanya secara batin, namun fisik juga dilakukan. “Kalau batin misalnya Iktikaf, sholat lima waktu, tahajud, baca alquran dan lain-lain. Fisik seperti biasa yang dilakukan di Polres. Untuk tenaga pengajar dari  Ponpes Darul Tauhid, pimpinan Aa Gym,” paparnya.

Disinggung anggota yang bermasalah, Kapolres mengakui, anggota yang ikut memiliki catatan tersendiri atau bermasalah, baik miliki masalah rumah tangga, kedisiplinan sampai narkoba.

“Tapi tidak semua yang ikut ada masalah. Ada juga yang rela, ikhlas mengikuti kegiatan tersebut,” ucapnya.

Diharapkan, masih kata Kapolres, usai mengikuti kegiatan tersebut, karakter anggota dapat berubah, bisa bermasyarakat dengan baik serta mampu menjadi duta Kamtibmas.

“Keluar nanti bisa menjadi jati diri yang kuat, mampu bermasyarakat, kedisiplinan yang tinggi, tidak membuat malu institusi serta menjadi anggota yang mampu menjalankan tugas dan fungsingnya dengan baik,” ungkapnya.

Di gedung Serba Guna Polres OI terpantau, setiap anggota yang mengikuti kegiatan tersebut terlebih dahulu menjalani tes kesehatan.

Jika terdapat gangguan kesehatan ringan, anggota akan diberikan obat. Selain itu, persiapan anggota juga sudah terlihat mulai dari perbekalan hingga tenda.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com