Semi Final ISL 2014, Bak David Versus Goliath

 232 total views,  2 views today

Bambang Pamungkas Bersama Para Pemain PBR | ist

Bambang Pamungkas Bersama Para Pemain PBR | ist

PALEMBANG – Bak David versus Goliath, mungkin kata tersebut yang tepat menggambarkan duel antara Persipura Jayapura dengan Pelita Bandung Raya (PBR) dalam babak semi final Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (4/11) yang akan mulai digelar pukul 16.00 WIB.

Bagaimana tidak, Mutiara Hitam (julukan Persipura), sejak lama dikenal sebagai tim besar di Indonesia. Persipura memiliki banyak pemain berlabel bintang dan memperkuat Timnas Indonesia seperti Boaz Salossa, Titus Bonai, Emanuel Wanggai dan beberapa pemain lainnya.

Sementara PBR, hanya lah tim kemarin sore yang diisi pemain-pemain muda dan uzur seperti Bambang Pamungkas, Rahmad Rivai, Kim Kurniawan dan pemain lainnya. Namun bukan berarti Persipura akan dengan mudah melenggang ke babak final menantang antara pemenang Persib Bandung versus Arema Cronus.

The Boys Are Back (julukan PBR), tidak mau menyerah begitu saja. Bahkan Pelatih PBR, Dejan Antonic menyebut anak asuhnya ingin membuat sejarah baru dipentas sepakbola Indonesia dengan lolos ke babak final.

Dejan menyebut, melawan Persipura adalah sebuah pertandingan yang besar. Ia bersyukur PBR bisa melangkah sejauh ini, karena sebelumnya banyak orang memprediksi PBR hanya mampu sampai di delapan besar saja.

“Kita bersyukur bisa lolos (semi final), karena sebelumnya banyak yang tidak percaya kalau kita bisa lolos. Jadi kita akan berupaya sekuat tenaga untuk lolos ke final, tapi hasilnya tetap kita kepada Tuhan. Namun kami tidak takut dengan siapapun, yang penting anak-anak tetap main disiplin,” kata Dejan.

Sementara itu Asisten Pelatih Persipura Jayapura, Cris Leo Yarangga mengaku tak menganggap remeh PBR walaupun banyak pihak mengunggulkan Persipura. Bagi Cris, PBR adalah tim yang sulit ditaklukkan. “PBR tim yang kuat, walau mereka banyak pemain muda. Tapi kami tetap siap, karena kami sudah tahu taktik dan strateginya,” sebut Cris.

Cris mengatakan, Persipura tidak akan diperkuat empat pemainnya akibat cedera dan indisipliner, termasuk salah satunya Titus Bonai. “Tidak ada masalah dengan kurangnya pemain ini. Karena kita sudah pengganti dan strateginya untuk menghadapi PBR. Nanti lihat saja di lapangan seperti apa strateginya,” ujarnya.

Untuk membongar pertahanan PBR yang solid, Persipura akan mengandalkan Boaz Salosa. Sementara Bio Paolin, akan menjadi palang pintu pertahanan. Sementara PBR, akan memadukan kreasi pemain muda Kim Kurniawan dari sektor tengah, untuk mengalirkan bola kepada Bambang Pamungkas, sebagai eksekutor di barisan depan.

Kekuatan Berimbang

Sementara itu di semi final kedua yang mempertemukan Arema Cronus versus Persib Bandung di stadion yang sama pukul 20.00 WIB, dipastikan bakal berlangsung ketat. Kekuatan kedua tim berimbang.

“Arema, tim yang konsisten sepanjang pertandingannya. Sejak babak penyisihan sampai delapan besar, selalu tampil impresif. Tapi kami tetap siap untuk menghadapinya. Apalagi semua pemain kami dapat diturunkan,” kata pelatih Persib, Jajang Nurjaman.

“Persib juga lawan berat, yang jelas anak-anak sudah siap bermain. Semua saya percayakan pada yang diatas (Tuhan),” timpal Suharno, pelatih Arema.

 

TEKS          : IQBAL

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster