Polres Musi rawas Sosialisasikan Keselamatan Lalin di Sekolah‎

 342 total views,  2 views today

Pimcab PT BRI Kota Lubuklinggau, Taufik Hidayat (kiri) memberikan pakaian untuk program sosialisasi keselamatan lalu lintas. | Dok KS

Pimcab PT BRI Kota Lubuklinggau, Taufik Hidayat (kiri) memberikan pakaian untuk program sosialisasi keselamatan lalu lintas. | Dok KS

MUSI RAWAS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Musi Rawas (Mura) bekerjasama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Lubuklinggau, mensosialisasikan keselamatan lalu lintas di sekolah.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mura, AKBP Nurhadi Handayani didampingi Kaat Lantas, AKP Tamimi mengatakan, pekan keselamatan lalu lintas sangat digencarkan karena mencegah terjadi pelanggaran dan meminalisir kecelakaan lalu lintas.

Sebab, hampir mayoritas pelanggar dan korban lalu lintas merupakan usia produktif seperti umur 16 tahun sampai 24 tahun. Sehingga, pihaknya gencar mensosialisasikan ke sekolah-sekolah.

“Sasaran kita memang siswa sekolah. Sehingga, mereka sadar dan patuh terhadap keselamatan berlalu lintas,” jelas Tamimi saat menerima pakaian pelopor keselamatan lalu lintas dari PT BRI Cabang Lubuklinggau, kemarin.

Menurutnya, pihaknya mengandeng pihak swasta untuk terlibat dalam sosialisasi keselamatan lalu lintas.‎ Sebab, jika merujuk PP No 37 tahun 2011 tentang pembentukan forum lalu lintas, menjadi pembina pemerintah daerah. ‎

Diperkuat Inpres No‎ 4/2013 tentang program dekade keselamatan lalu lintas. lima instansi berperan dalam penanganan keselamatan berlalu lintas yakni, Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyediakan jalan yang berkeselamatan. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) menyediakan sarana dan prasarana jalan yang berkeselamatan.

‎Dinas Pendidikan memberikan pembelajaran perilaku berlalu lintas. Kepolisian menegakkan perilaku pelanggaran lalu lintas. Dinas Kesehatan merupakan penanganan pasca kecelakaan.‎ “Kedepan Satlantas mengadakan koordinasi berkaitan forum lalu lintas dengan mengadakan memorandum of understanding (MoU) kesepakatan penanganan lalu lintas dan MoU pendidikan lalu lintas masuk dalam pelajaran muatan lokal,”jelas dia.

Sementara itu, Pimpinan Cabang (PincaB) PT BRI Lubuklinggau, Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Satlantas Polres Mura untuk mendukung kegiatan keselamatan lalu lintas. “Dukungan langsung karena BRI memiliki tanggung jawab yang sama tentang pentingnya keselamatan lalu lintas,” kata Taufik.

Lebih lanjut dikatakannya, selama ini BRI tidak lepas dan memiliki hubungan kerja dengan Polri dalam hal penerimaan setoran bukan pajak seperti pendaftaran surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB).

Pembagian pakaian itu untuk mengingatkan dan menjadi tolak ukur para siswa mematuhi keselamatan berlalu lintas. Sebab, mereka harus menjadi pelopor keselamatan. Jika tidak dimulai dari diri sendiri dan harus ada polisi Satlantas baru tertib pelanggaran pasti terus terjadi. Sehingga, kedepan mereka para siswa menjadi pelopor keselamatan di masyarakat.‎

“Nah sosialisasi ke sekolah menjadi dasar penting untuk mencegah pelanggaran dan meminimalisir laka lantas. Sebab, BRI prihatin banyaknya korban laka lantas dialami generasi pemuda produktif usia sekolah yang tidak paham pentingnya keselamatan lalu lintas,” tukasnya.

 

TEKS         : T MASRI SYAH

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster