Perkenalkan produk Baru, CNI Pasang Target 10 Persen

 372 total views,  2 views today

PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) memperkenalkan produk suplemen Well 3 Royalzim lebih dekat pada konsumen lewat gelaran seminar kesehatan di GACC Palembang, | Dok KS

PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) memperkenalkan produk suplemen Well 3 Royalzim lebih dekat pada konsumen lewat gelaran seminar kesehatan di GACC Palembang, | Dok KS

PALEMBANG – Guna mengejar target kontribusi nasional, PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) memperkenalkan produk suplemen Well 3 Royalzim lebih dekat pada konsumen lewat gelaran seminar kesehatan di GACC Palembang,

Seminar mengenai terapi enzim dan keajaiban enzim ini menghadirkan seorang pakar dari Taiwan, Profesor Chau Chi Fai, yang sudah membuktikan khasiat enzim. Acara ini dirangkai dengan kegiatan lain seperti promo produk, sharing konsumen, dan free medical check up.

“Karena besarnya minat dari konsumen dengan produk Well 3 Royalzim, maka kami gelar di lima kota di Indonesia, salah satunya di Palembang,” jelas Head of Project Well 3 Royalzim Joni Han, Senin (3/11).

Jelas Joni, produk ini baru diluncurkan awal tahun 2014 lalu. Berupa tambahan asupan enzim dengan kandungan enzim kompleks. Pihaknya selaku perusahaan yang memasarkan food suplement berharap, selain memperluas pasar, kegiatan seminar dapat memberi edukasi terhadap Well 3 Royalzim bagi kesehatan.

“Selaras dengan tujuan CNI untuk memasyarakatkan kesehatan dan kualitas hidup yang seimbang,” katanya.

Kepala Cabang CNI Palembang, Charles Budi menambahkan, Well 3 Royalzim dibanderol Rp600.000 perkotak untuk harga retail. Satu kotaknya berisi 30 butir Royalzim yang sangat gampang dikonsumsi.

Diakuinya, sasaran awal produk ini adalah konsumen yang sudah menjadi anggota CNI. Dari 4000 anggota diketahui sudah ada 100 lebih yang mengonsumsi Royalzim.

“Target kontribusinya 10% untuk penjualan nasional,” kata Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Chau menjelaskan, produk ini sudah melalui proses riset dengan teknologi bio metabolic enzym nutrient exchange process (MENEP). Teknologi ini terbukti menambah keaktifan enzim sehingga unggul dalam melancarkan metabolisme dan membantu penyerapan nutrisi.

“Dianjurkan dikonsumsi satu sachet setengah jam sebelum sarapan dan sebelum tidur. Semua usia boleh mengonsumsi kecuali anak di bawah 3 tahun,” imbuhnya.

Enzim sendiri, jelasnya, sudah ada di dalam tubuh. Sementara enzim yang tidak bisa didapatkan di tubuh diambil dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun biasanya, tanpa disadari cara memasak terlalu lama sering merusak enzim makanan.

“Produk ini bisa menjadi asupan tambahan agar kerja enzim lebih optimal. Sebab terdiri dari kandungan 11 macam tumbuhan yang berenzim tinggi sepeti pepaya, nanas, biji gandum, rumput laut, labu kuning, dan kedelai,” katanya.
TEKS      : AMINUDDIN

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster