Memalukan, 16 Mobil Dinas Dewan Muara Enim Ditarik Paksa

 316 total views,  2 views today

Ilustrasi Mobil Dinas | Ist

Ilustrasi Mobil Dinas | Ist

MUARAENIM – Memalukan, mungkin kata ini paling tepat dialamatkan kepada mantan anggota DPRD Muaraenim periode 2009-2014. Bagaimana tidak, walau tidak lagi menjabat sebagai wakil rakyat namun fasilitas berupa mobil dinas (mobnas) yang dipinjamkan, enggan untuk dikembalikan.

Sehingga, Senin (3/11), Bagian Perlengkapan Setda Muaraenim, menarik paksa 16 dari 21 unit mobnas yang dipinjamkan kepada mantan anggota DPRD Muaraenim itu saat mereka masih menjabat.

Kabag Perlengkapan Setda Kabupaten Muaraenim, Andi Wijaya, memimpin langsung penarikan aset Pemkab Muaraenim yang dipinjamkan sejak 2012 tersebut. “Ada 21 unit mobnas yang dipinjamkan kepada anggota DPRD Muaraenim periode 2009-2014, namun baru 16 unit yang kita tarik paksa,” kata Andi, kemarin.

Sementara lima unit mobnas tersisa jelas Andi, berdasarkan keterangan dari Sekretariat Dewan (Setwan), empat unit mobnas tersebut masih ditangan anggota DPRD Muaranim yang terpilih kembali di periode sekarang. Sementara satu unit lagi, belum dikembalikan oleh mantan anggota DPRD Muaraenim, Andi Meydian.

“Untuk empat unit mobnas yang masih ditangan dewan yang terpilih kembali, dalam waktu dekat akan mereka kembalikan. Mereka dalam satu atau dua hari ini, langsung akan menyerahkan mobnas tersebut,” terangnya.

Sementara satu unit yang belum dikembalikan oleh Andi Meydian, ia menyebut, mobnas tersebut akan diminta untuk dikembaikan segera. “Andi Meydian sendiri, sudah dua kali di surati oleh Setwan untuk mengembalikan mobnas yang ada padanya. Namun surat itu, tidak dipedulikan. Kalau memang tidak ada jalan lain, kita akan bentuk tim untuk menarik paksa mobil tersebut,” tegasnya.

Andi menerangkan, saat ini 16 unit mobnas yang ditarik dari mantan anggota dewan tersebut sudah disimpan di gedung workshop milik Pemkab Muaraenim.Itu dilakukan, untuk mengecek kondisi mobil tersebut.

Menurutnya, hasil pemeriksaan sementara ditemukan berbagai kerusakan fisik pada mobnas tersebut. Misalnya ada ACCU, yang ditukar sehingga mobil tidak di start. “Ini yang sangat kita sayangkan, nanti setelah diperiksa semua kondisinya akan kita laporkan kepada sekda dan bupati,” tukasnya.

 

TEKS        : SISWANTO

EDITOR      : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster