300 Pejabat Pemkot Palembang “Dipaksa” Tes Urine

 275 total views,  2 views today

Ilst. Test Urine

Ilst. Test Urine

PALEMBANG – Ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Senin (3/11), dibuat klabakan. Pasalnya, mereka “dipaksa” untuk mengikuti tes urine yang diselenggarakan di ruang Prameswara Pemkot Palembang.

Namun mau tidak mau, sekitar 300 pejabat eselon IV ini harus menyerahkan urine mereka ke petugas BNN. “Mendadak, kata nya ada rapat tidak tahunya tes urine. Tetapi kenapa harus takut, kalau kita memang tidak menggunakan narkoba,” kata salah satu pejabat eselon IV di lingkungan Pemkot Palembang yang dibincangi, kemarin.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang, Ismail Ishak mengatakan, sepanjang tahun ini tidak ada PNS di lingkungan Pemkot Palembang yang teridentifikasi menggunakan narkoba.

Namun sebut Ismail, BNN tetap melakuan tes urine kepada para abdi negara tersebut. “Ada 300 pejabat eselon IV, hari ini urinenya kita periksa. Ini untuk antisipasi, apalagi belum lama ini ada PNS di salah satu kabupaten di Sumsel yang kedapatan menggunakan narkoba,” jelas Ismail.

Ismail menyebutkan, bagi PNS yang hasil uji laboratorium terindikasi menggunakan narkoba maka langsung akan diserahkan ke kepolisian untuk memprosesnya. “Tapi, alhamdulillah tes yang kami lakukan beberapa kali bagi PNS di lingkungan Pemkot Palembang, hasilnya negatif. Tidak ada PNS, yang positif mengkonsumsi narkoba,” sebutnya.

Ditanya berapa lama hasil tes tersebut keluar, Ismail menjawab, belum bisa memastikan. Sebab kata dia, butuh proses panjang untuk pengujian urine tersebut sebelum hasilnya diketahui. “Urine ini, akan di cek dahulu di labortorium. Kemungkinan tiga sampai satu minggu, hasilnya baru bisa diketahui,” bebernya.

Ditempat yang sama Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polresta Palembang, Kompol Maruli Pardede menyebut, tidak ada perbedaan sanksi bagi PNS mapun masyarakat non PNS jika ketahuan menggunakan narkoba. “Semuanya sama. Bahkan, untuk PNS bisa lebih berat. Sebab PNS, akan diberhentikan sebagai abdi negara dan proses hukumnya juga ikut berjalan,” tegasnya.

Maruli menambahkan, hingga triwulan ke III Tahun 2014 ini, tingkat penyalahgunaan narkoba di Palembang cukup banyak. “Sedikitnya ada 30 kasus per bulannya, diharapkan PNS di Pemkot Palembang, bersih dari narkoba,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster