Asap Muncul Kembali, Bupati OKI akan Dipanggil

 346 total views,  2 views today

Beberapa Anak Sekolah Terlihat Menggunakan Masker Akibat Pekatrnya Kabut Asap | Ist

Beberapa Anak Sekolah Terlihat Menggunakan Masker Akibat Pekatrnya Kabut Asap | Dok KS

PALEMBANG – Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel), karena pembakaran hutan dan lahan masih terus dilakukan. Berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua ,Minggu (2/11), sekitar pukul 05.00 WIB, titik api di Sumsel terpantau 344 yang sebagian besar berpusat di wilayah Kabupaten OKI sebanyak 320 titik.

“Sudah sejak dua bulan, OKI adalah sumber kebakaran di Sumsel yang menyuplai asap ke Palembang. Akibatnya, jarak pandang di Palembang sempat menyentuh angka 400 meter pada pukul 06.00 WIB dan 800 meter pada pukul 08.00 WIB,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, saat dimintai keterangan via Blackberry Messengernya, Minggu (2/11).

Parahnya lagi, kebakaran juga terjadi di hutan Suaka Margasatwa Padang Sugihan Sumsel dengan modus ekonomi lantaran pembakaran dianggap lebih murah. Di lokasi tersebut setidaknya terpantau 11 titik hotspot. Dalam hal ini, BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel terus bekerjasama untuk melakukan upaya pemadaman kebakaran.

“BNPB terus berupaya memperkuat Pemda dengan mengerahkan helikopter, pesawat dan modifikasi cuaca. Di Sumsel ada empat pesawat dan heli untuk pemboman air yaitu Bolco, MI-8, Kamov, Sirkorsky, dan Air Tractor,” lanjut Sutopo.

Khusus pesawat Cassa 212 digunakan untuk modifikasi cuaca. Total 10.032 sorti penerbangan sudah dilakukan untuk menjatuhkan air 24,4 juta liter guna memadamkan api. Modifikasi cuaca sudah menebarkan 67 ton garam ke awan. Selain itu, pihaknya juga melakukan upaya penegakan hukum yang lebih ditingkatkan untuk memberikan efek jera. “Gubernur, bupati dan wali kota sebagai penanggungjawab utama penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerahnya harus dapat melakukan pencegahan,” tutup Sutopo.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menegaskan, ia akan memanggil Bupati OKI, Iskandar SE, untuk duduk bersama membahas persoalan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di OKI.

Meskipun pihak Pemkab OKI sebutnya, telah berusaha mengendalikan kebakaran hutan dan lahan, namun Alex meminta Pemkab OKI untuk memaksimalkan kembali upaya penanggulangan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Masalah yang timbul saat ini lantaran asap, karena banyak hutan dan lahan gambut yang terbakar. Ke depan, tidak boleh lagi ada kebakaran, caranya bagaimana inilah yang sedang kita tindaklanjuti bersama-sama,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster