24 Unit HP Ditemukan Didalam Sel Tahanan Tebing Tinggi

 315 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Tak ada narkoba, handphone (HP) jadilah. Mungkin pelesetan dari pepatah bijak tak ada rotan akar jadilah, bisa digunakan untuk menggambarkan razia yang digelar Kepolisian Resort (Polres) Empat Lawang, kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Anggota Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Empat Lawang, kemarin malam diturunkan untuk menggeladah satu persatu sel tahanan yang di Rumah Tahanan (Rutan) Tebing Tinggi. Hasilnya, tidak ditemukan adanya narkoba yang disimpan oleh para tahanan maupun narapidana.

Namun anggota Polres Empat Lawang, tidak pulang dengan tangan kosong. Ditemukan puluhan unit Handhone (HP) didalam sel. Karena benda tersebut, di haramkan untuk dibawa dan disimpan tahanan maupun narapidana maka puluhan HP itu pun disita.

“Tidak ditemukan narkoba, kita hanya berhasil mengamankan 24 unit HP didalam sel. Sekarang sudah diamankan di Mapolres, dan akan dimusnahkan,” kata Kepala Polres Empat Lawang, AKBP M Ridwan melalui Kepala Satuan (Kasat) Narkoba, AKP Darmawan, kemarin.

Menurut Darmawan, razia narkoba di Rutan Tebing Tinggi tersebut, menjadi bagian operasi mempersempit peredaran narkoba di Empat Lawang. Sebab ada dugaan, peredaran narkoba juga terjadi di dalam rutan sehingga dilakukan razia.

Darmawan menyebut, tidak menutup kemungkinan ada banyak juga narkoba yang dikirim ke rutan untuk digunakan para penghuninya. Apalagi jelasnya, di Rutan Tebing Tinggi banyak tahanan yang berstatus narapidan (Napi) narkoba. “Razianya, sengaja digelar dadakan. Kita tidak ingin narkoba bisa masuk didalam rutan,” ujarnya.

Razia itu terang Darmawan digelar sebagai tindaklanjut dari penandatangan Memorendum of Understanding (MoU) antara Polres Empat Lawang dan Rutan Tebing Tinggi, sebagai bagian dari menjaga keamanan di Rutan Tebing Tinggi. “Kita harap razia didukung petugas rutan, agar rutin melakukan pemeriksaan disetiap sel,” harapnya.

Sementara itu Kepala Rutan Tebing Tinggi, Abdul Hakim Amer menyebut, beberapa waktu lalu ada narapidana yang ketahuan membawa ganja ke dalam rutan. Itu jelasnya, ditunjukkan dengan adanya bekas penggunaan ganja disalah satu sel tahanan.

Napi tersebut ungkapnya, sekarang sudah dipindahkan ke Lapas Narkoba Muara Beliti, sebab selain membawa ganja juga sering berbuat ulah. “Razia ini, bagian dari pembinaan. Kita tidak ingin ada narkoba yang bisa masuk ke dalam rutan,” ujarnya.

Terkait masuknya 24 HP ke dalam sel, ia menyebut, itu akan menjadi pelajaran. Pengawasan jelasnya, akan diperketat. “Pembinaan juga akan kita lakukan kepada petugas jaga,” tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster