1.083 Pelamar CPNS OI Ujian di Kanreg II Palembang

 333 total views,  2 views today

Ilustrasi CPNS | Dok KS

Ilustrasi CPNS | Dok KS

INDERALAYA – Sebanyak 1.083 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di Lingkungan Pemkab Ogan Ilir (OI), dijadwalkan akan melakukan tes CPNS yang akan berlangsung pada 6-7-8 November di Kantor Regional (Kanreg), II BKN Palembang.

Dari 1.083 pelamar, 160 pelamar dari tenaga pendidik, 193 orang tenaga kesehatan dan 730 orang dari tenaga teknis. Para pelamar akan memperebutkan 85 formasi CPNS.

“Jumlah peserta yang lulus administrasi dan berhak mengikuti tes sebanyak 1083 orang dari 1.300 pelamar. Pelamar ini akan mengikuti tes di Kanreg BKN Palembang selama tiga hari, mulai dari 6,7 dan 8

November 2014,’’ ujar Kepala BKD OI, H Darjis, kemarin.

Darjis menjelaskan, untuk tanggal 6 November, pesertanya diambil lima sesi, masing-masing sesi berjumlah 86 orang , kemudian pada 7 Nopember pesertanya diambil 4 sesi, masing –masing sesi jumlah pesertanya 86 orang.

“Dan hari hari terakhir pada 8 Nopember, dibagi 4 sesi, dengan masing masing sesi, sesi pertama 86 orang, sesi kedua 83 orang, sesi ketiga dan keempat masing-masing 70 orang. Sehingga total keseluruhan berjumlah 1.083 orang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sistem pembagian dan tahapan tes CPNS ini, dikarenakan keterbatasan perangkat keras yang dimiliki Kanreg BKN Palembang. “Kantor Kanreg hanya mampu menampung setiap sesi 100 orang, namun dari 100 perangkat keras tersebut tidak digunakan semuanya, sebab sisanya digunakan untuk cadangan, bila sewaktu waktu perangkat keras mengalami gangguan atau kerusakan,” bebernya.

Dilanjutkan Darjis, pengawas tes CPNS sendiri semuanya dari BKN, bukan dari atau melibatkan dari BKD Pemkab OI, ’’Semua pengawas tes CPNS dari BKN semuanya, tidak melibatkan satu orang pun dari kita (BKD).

Disinggung soal tes, Darjis menjelaskan, peserta tes akan mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai minimal 70, lalu tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai minimal 75 dan Tes Karakteristik

Pribadi (TKP) dengan skor nilai 126.

Menurutnya, apabila dari salah satunya tidak memenuhi passing grade, maka peserta dinyatakan gugur, dan apabila memenuhi passing grede, juga belum dijamin lulus. ’’Contoh kecil untuk tenaga guru , yang lulus passing grade 20 orang, sementara yang diterima sesuai kuota hanya 5 orang, maka akan

diambil passing grade yang tertinggi sesuai urutannya, maka yang 15 orang dinyatakan tidak masuk alias tidak lulus,’’ kata Darjis mencontohkan.

Ditambahkan Darjis, saat tes nanti, peserta harus membawa KTP, Foto Ijazah dan no peserta ujian dan hadir di lokasi ujian 30 menit sebelum dimulai. ”Untuk pengumuman hasil tes kita belum tahu,’’ pungkasnya.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR   : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster