Orgil Kian Resahkan Warga

 414 total views,  6 views today

MUARAENIM – Keberadaan orang gila (orgil) di Kota Tanjung Enim, Kabupaten Muaraenim, akhir-akhir ini meresahkan warga. Keberadaan orgil ini, diharapkan mendapat perhatian pemerintah melalui dinas terkait.

Pantauan Kabar Sumatera, Senin (27/10), keberadaan orgil cukup banyak di sekitar Kota Tanjung Enim, khususnya di seputaran Pasar Baru. Orgil itu dengan mudah dijumpai, atau mondar-mandir di kawasan Pasar Bawah, diseputaran jalan lintas hingga di kawasan Pasar Pagi dan Pasar Baru.

Orgil tersebut berbusana apa adanya, tentu saja ini membuat risih sejumlah warga. Bahkan orgil ini, sesekali berdiri di depan ruko dan membuat penjaga tempat usaha tersebut ketakutan. Orang tidak waras itu tidak mau bersuara, namun ketika salah seorang warga memberikan sebatang rokok barulah kemudian mau pergi.

Keberadaan orang gila di Tanjung Enim ini tentu saja meresahkan warga. Masyarakat kawatir jika orang gila ini membuat onar dan mengganggu bahkan mengejar warga. Sudah sering dilakukan penertiban oleh dinas terkait, tetapi masih saja muncul dan entah dari mana asalnya orang gila tersebut.

“Keberadaan orang gila ini sangat menggangu dan meresahkan warga, kami yakin orgil ini kiriman dari derah lain. Seharusnya mereka ditertibkan oleh pihak terkait. Apalagi sering ada orang gila yang memperlihatkan kemaluannya dan suka ngamuk,” kata Kasim (40), warga Tanjung Enim.

Menurutnya, keberadaan orang gila ini perlu segera ada penanganan pemerintah atau dinas terkait. Bila perlu di data dan membawa orang tersebut untuk direhabilitasi jiwanya. Tetapi jika dibiarkan berkeliaran begitu saja akan berpotensi membahayakan warga.

Dedi (39), warga Kota Tanjung Enim lainnya mengharapkan kepada dinas terkait untuk penangani orang gila yang berkeliaran bebas. Kalau ini tetap tidak dapat diatasi, maka perlahan-lahan akan memberikan akses buruk bagi pembangunan di Kabupaten Muara Enim.

“Kami berharap, dinas terkait segera menangani keberadaan orang gila ini. Jika hal ini dibiarkan, maka akan memberi citra buruk bagi Kabupaten Muara Enim yang akan di cap sebagai daerah pembuangan orang gila,” kata dia.

Sementara itu, Camat Lawang Kidul, Asarli Manudinmelalui Sekcam, Sapranuddin mengatakan, orang gila yang berkeliaran di Kota Tanjung Enim sekarang ini adalah baru. Sebelumnya, pemerintah telah melakukan penertiban bersama instansi terkait. “Orang gila itu baru, kita selalu tertibkan tetapi terus ada, entah kiriman dari daerah mana, nanti kita koordinasikan dengan dinas terkait untuk menertibkann,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster