Operasional Angkutan Berat Dibatasi

 391 total views,  2 views today

PALEMBANG – Angkutan berat seperti truk pengangkut tanah, angkutan barang dan lainnya, dilarang melintas di jalan-jalan protokol di Palembang di siang hari. Larangan ini, dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 20 tahun 2014 tentang Pengaturan Operasional Angkutan Barang.

Dalam Perwali tersebut diterangkan, angkutan berat hanya boleh melintas di jalan protokol pada malam hari. Namun ada jalan-jalan tertentu, yang boleh dilintasi angkutan berat ini di siang hari seperti di Jalan R Soekamto, Jalan Musi II, kawasan Pusri dan Boom Baru.

“Kami sudah buat surat edaran nya, yang ditujukan kepada pemilik angkutan berat. Kalau ada yang melanggar, tentu akan ditindak tegas,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Masripin Thoyib yang dibincangi, Jumat (17/10).

Namun pantauan Kabar Sumatera, Perwali tersebut sering dilanggar. Tak jarang angkutan berat yang membawa peti kemas dan semen, masih melintas di siang dan sore hari seperti di kawasan Jalan Demang Lebar Daun.
Tak hanya pembatasan jam operasional, menurut Masripin, angkutan berat juga wajib menjaga kebersihan. Karenanya, truk seperti truk pengangkut tanah harus menutup bak truk nya agar tanah tidak terjatuh di jalan saat melintas.

Selain itu, kendaraan pun dilarang parkir sembarangan dan melakukan aktivitas bongkar muat di kawasan Tanjung Api-api (TAA). Nah, untuk memastikan agar Perwali tersebut berjalan menurut Masripin, Dishub sudah menempatkan petugasnya di sejumlah kawasan yang sering dilintasi angkutan berat.

“Kami sudah tempatkan petugas di beberapa titik, seperti di pos TAA arah bandara SMB II. Ada juga petugas yang berpatroli keliling, terbagi atas tiga shift yakni, pagi, siang dan malam hari,” ucapnya.

Dishub pun bebernya, sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak angkutan berat yang melanggar aturan tersebut. “Sudah 50 unit kendaraan, yang kita amankan di kantor Dishub, karena melanggar aturan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Pengawasan dan Pengendalian Operasional, Dishub Palembang, Isranedy menambahkan, Dishub juga rutin menertibkan kendaraan umum dan kendaraan angkutan barang. “Jika tidak mematuhi ketentuan yang berlaku, maka akan kami amankan. Karena, hal itu mengganggu, apalagi jika kendaraan itu sampai mengotori jalan,” tukasnya.
TEKS     : ALAM TRIE PUTRA
EDITOR    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster