Cughup Maung Aset Wisata Terpendam

 330 total views,  2 views today

Cughup Maung | lahatonline.com

Cughup Maung | lahatonline.com

PAGARALAM – Air terjun Muara Maung atau lebih dikenal dengan sebutan Cughup Maung berada di perbatasan aliran Sungai Lematang, tepatnya di RT 04 Dusun Danau Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, merupakan aset wisata alam terindah di Sumsel.

Bila ingin berkunjung ke Cughup Muara Maung, dapat dimulai dari wilayah Dusun Mingkik. Kondisi medan yang harus ditempuh untuk sampai ke lokasi cughup pun tidak terlalu sulit meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama. Atau membutuhkan waktu 25 menit dengan jarak tempuh sekitar 200 meter melintasi perkebunan karet, serta medan yang cukup curam. Kemudian menelusuri aliran Sungai Lematang dengan kedalaman satu meter, pengunjung sudah bisa sampai dan menikmati pemandangan indah di lokasi wisata tersebut.

Sarman, salah satu warga Dusun Mingkik mengatakan, meski selama ini santer terdengar di berbagai media bahwa Cughup Maung berada di daerah Lahat. Namun kenyataan di lapangan, baik itu berdasarkan geografis dan letaknya, keberadaan Cughup Muara Maung itu berlokasi di Dusun Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan.

“Kalau untuk tempat peristirahatan maupun pedagang, memang kita akui berada di wilayah Lahat. Namun untuk lokasi air terjunnya berada di wilayah Kota Pagaralam, jelasnya, Kamis (16/10) seraya berkata jika hendak menuju lokasi Cughup Muara Maung, pengunjung bisa menyewa alat berat yakni Rp 50 ribu per kepala.

Ia mengatakan, alat berat dimaksud berfungsi untuk meratakan tanah atau jalan masuk dengan dibantu muda-mudi dari Karang Taruna Atung Bungsu guna melakukan pembuatan jalan seperti halnya tangga di medan terjal, menjadi salahsatu akses alternatif tercepat untuk menuju lokasi Cughup Muara Maung.

“Ya, kita selaku masyarakat tentu mengharapkan yang terbaik, agar kiranya Pemkot Pagaralam bisa mengambil langkah tercepat guna melakukan pembangunan akses ke lokasi wisata dimaksud,” harapnya.

Sementara itu, Camat Dempo Selatan Yusman Sohar SE, melalui Plt Lurah Atung Bungsu Rully Herdiansyah mengatakan, setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi dengan mengajak sejumlah perangkat RW/ RT berikut Tokoh Masyarakat, memang benar bila keberadaan Cughup Muara Maung ini masuk ke dalam wilayah Kota Pagaralam dan hal itu tidak bisa dipungkiri lagi, menjadi salah satu aset wisata terpendam kota ini.

“Cughup Muara Maung merupakan aset wisata alam Bumi Besemah. Sebab itu, diminta agar dinas terkait dapat secepatnya melakukan pembangunan akses menuju lokasi objek wisata cughup tersebut,” katanya.

Terpisah, Ketua  DPRD Kota Pagaralam Ruslan Abdul Gani SE mengemukakan rasa takjub dan kagummya saat melihat keindahan serta keasrian Cughup Muara Maung. Terlebih setelah ia turun langsung mengecek keberadaan Cughup Muara Maung, yang memiliki beberapa air terjun dan cadas yang dipenuhi dedaunan hijau, sehingga sangat indah dipandang mata.

“Ya, curup maung masuk aset wisata Pagaralam. Kita akan usulkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk memperhatikannya. Selain itu, kedepan dengan melihat jumlah pengunjung yang datang begitu banyak setiap harinya, kita pun akan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, guna melakukan pembuatan jembatan gantung, demi menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung yang datang,” ujarnya.

 

TEKS    : ANTONI STEFEN

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster