Kabut Asap Kian Tebal, Disdik tak akan Liburkan Sekolah

 334 total views,  2 views today

Beberapa Anak Sekolah Terlihat Menggunakan Masker Akibat Pekatrnya Kabut Asap | Dok KS

Beberapa Anak Sekolah Terlihat Menggunakan Masker Akibat Pekatrnya Kabut Asap | Dok KS

PALEMBANG – Meski kabut asap kian tebal menyelimuti Palembang dan sejumlah daerah di Sumsel, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel, Widodo memastikan, tidak akan meliburkan sekolah-sekolah di Sumsel seperti rekomendasi Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumsel.

Ia menjamin, kegiatan belajar dan mengajar tetap berlangsung. Meski demikian, Disdik Sumsel akan menerapkan sistem fakultatif. Artinya, siswa tetap belajar dengan mengerjakan tugas atau penugasan guru di rumah. “Materi tugas disesuaikan dengan jadwal mata pelajaran pada hari itu,” kata Widodo yang dihubungi, Rabu (15/10).

Walau pun mengerjakan tugas di rumah bukan di sekolah itu terang Widodo, bukan berarti siswa di liburkan. Karena libur berarti, siswa tidak ke sekolah dan tidak belajar mengerjakan tugas dari guru. “Jadi tidak ada istilah libur. Hanya ada hanya penataan jadwal belajar dengan menyiasati kondisi yang ada,” terang Widodo.

Menurutnya, jika dilibur dalam arti tidak belajar sama sekali, Disdik Sumsel khawatir jika kegiatan belajar dan mengajar tidak memenuhi target belajar 280 hari belajar. “Apalagi dalam satu tahun, sudah banyak sekali masa libur baik itu tanggal merah dan lainnya,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, Disdik juga telah menyiapkan alternatif lain dengan memperpendek jam belajar, juga memberikan anak-anak sekolah nantinya lebih banyak belajar di rumah dibanding sekolah, selama kabut asap masih melanda Sumsel.

“Misal, kalau masih baik belum membahayakan maka atur jamnya dengan memperpendek, tetapi kalau buruk (udara), saya sarankan atau anjurkan menggunakan jam belajar di rumah dengan meberikan tugas dan anak -anak tetap belajar serta nanti dikontrol oleh para guru,” kata dia.

Dirinya juga menanggapi keinginan DPRD Sumsel yang mendesak agar siswa diliburkan secara bijak. Menurutnya, Disdik Sumsel telah melayangkan surat edaran ke Disdik kabupaten/kota di Sumsel, untuk menerapkan kebijakan tersebut. “Kita juga khawatir dengan kesehatan anak-anak didik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Mukti, Sulaiman telah mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pelajar untuk tetap mengenakan masker, meski berada di dalam kelas. “Sebaiknya masker terus digunakan, walau itu belajar di ruangan,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster