Dugaan Suap Wisma Atlet, Ramai-Ramai “Bos” Media Diperiksa KPK

 313 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Setelah Selasa (14/10), memeriksa empat pejabat Pemprov Sumsel, kemarin (15/10), penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah pimpinan media (pimred) surat kabar di Palembang ke Mapolda Sumsel.

Informasi yang didapatkan Kabar Sumatera, sejumlah pimred dimintai keterangan oleh penyidik dari lembaga anti rasuah tersebut terkait dengan dugaan suap dalam pembangunan wisma atlet di Jakabaring.

Selain memeriksa sejumblah Pimred, KPK juga memeriksa sejumlah PNS di lingkungan Pemerintah Propinsi (Pemprov) Sumsel. Terlihat, sesekali pria yang diduga PNS di Pemprov Sumsel keluar dari ruangan. Mereka mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih dan span dasar hitam.

Ada dua gelombang pemeriksaan, yang dilakukan penyidik KPK. Pertama di siang hari, dan kedua di sore dan malam hari. Pantauan Kabar Sumatera, sejumlah “bos” media yang dimintai keterangan KPK tersebut diantaranya Kepala Biro Sindo Palembang Aina, Wakil Pimpinan Umum Harian Berita Pagi, Riduan Temenggung. Selain itu, ada juga dari Harian Palembang Ekspres dan Palembang Pos.

Mereka mayoritas, tak memberikan bocoran keterangan apa yang ditanyakan penyidik KPK kepada mereka. Kepala Biro Sindo Palembang, Aina yang sempat dibincangi usai keluar dari ruang pemeriksaan hanya sedikit memberikan keterangan.”Dipanggil untuk konfirmasi. Belum tahu kasus apa,” kata Aina sembari berlalu.

Juru bicara KPK, Johan Budi yang dihubungi anehnya tidak mengetahui ada pemeriksaan sejumlah pimpinan media di Palembang tersebut. Menurutnya, KPK tidak memiliki agenda memeriksa para bos media di Palembang itu, terkait wisma atlet. “Sejauh ini, KPK masih fokus mendalami wisma atlet. Belum ada agenda pemeriksaan kasus yang lain,” kata Johan.

Namun jelas Johan, memang ada pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya, yang digelar di lokasi yang sama, Selasa (14/10). Hanya saja, saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan berbeda dengan yang sebelumnya. “Pemanggilan sudah kita layangkan beberapa waktu yang lalu. Ini masih berkaitan untuk memintai keterangan atas tersangka Rizal Abdullah,” jelas Johan.

Hanya saja, ditanya siapa saja yang dimintai keterangan pada Rabu (15/10), Johan mengaku belum menerima informasi terkait identitas mereka. Ia hanya, membenarkan jika memang ada pemeriksaan terhadap sejumlah PNS di Pemprov Sumsel.

Sebagai informasi, kedatangan sejumlah pimpinan media di Sumsel ini kuat mengarah adanya hubungan dengan dipanggilnya Kepala Biro Humas dan Protokuler Pemprov Sumsel, Irene Camelyn Sinaga di hari sebelumnya.

Saat itu kepada sejumlah wartawan, Irene mengaku dimintai keterangan oleh KPK terkait dana hibah yang diberikan Pemprov Sumsel kepada sejumlah media pada 2013.

Dikatakan Irene, ia datang seorang diri ke Mapolda Sumsel memenuhi panggilan KPK. Menurutnya, surat panggilan dari KPK diterimanya pada Senin (13/10) lalu, memintanya untuk memberikan keterangan di Mapolda Sumsel pada hari ini.

Menurutnya, dana hibah ke sejumlah media di Palembang diberikan untuk peliputan kegiatan Pemprov Sumsel. “Saya optimis tidak ada yang salah, dengan dana ini. Pada pemeriksaan ini, saya hanya dimintai identitas oleh KPK dan ini pemeriksaan perdana,” ujarnya.

Sumsel Jadi Bidikan

Sementara itu pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Joko Siswanto menyebut, suatu yang wajar jika KPK, memelototi Sumsel. KPK terangnya, tentu sudah mempunyai peta wilayah memungkinkan terjadinya praktik korupsi. Sumsel sebut Joko, bisa saja menjadi bidikan KPK. “Sebab banyak proyek besar dan ajang internasional, yang digelar di Sumsel,” kata Joko yang dibincangi, Rabu (15/10).

Menurut Joko, wajar jika KPK memelototi venue di Jakabaring Sport City (JSC). Sebab pembangunan kompleks olahraga di Jakabaring tersebut, menghabiskan dana yang besar. “Itu memang tugasnya KPK,” tukasnya.

 

TEKS        : OSCAR RYZAL/ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR      : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster