Kabut Asap, Kantor Pemkab OI “Menghilang”

 291 total views,  2 views today

Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Ogan Ilir yang Sedang Dalam Proses Penyelesaian | Dok Ks

Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Ogan Ilir yang Sedang Dalam Proses Penyelesaian | Dok Ks

INDERALAYA – Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Ogan Ilir (OI), yang berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim), KM 34, Kota Inderalaya, maupun Komplek Perkantoran Terpadu (KPT), yang baru di Tanjung Senai, Minggu (12/10), pagi “Menghilang”.

“Hilang” nya, dua kantor tersebut lantaran tertutup kabut asap yang terjadi sejak Minggu, dini hari. Untuk menghindari kecelakaan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat menyalakan lampu kendaraannya.

Pantauan di lapangan, Minggu, kabut asap menutupi hampir sebagian wilayah OI yang terdiri dari 16 kecamatan. Untuk di Kota Inderalaya, kabut asap menutup jalan-jalan lintas serta gedung-gedung perkantoran maupun ruko.

Perkantoran Pemkab OI, yang berada di sisi Jalintim, hanya terlihat pagarnya saja. Di halaman serta dinas-dinas yang berada di dalammnya tidak nampak terlihat.

Sementara itu jalur menuju KPT Tanjung Senai juga mengalami hal yang sama. Jalan menuju KPT juga tidak nampak jelas terlihat. Dari kejauhan, megahnya KPT Tanjung Senai, Kantor DPRD OI dan RSUD OI tidak nampak terlihat jelas lantaran tertutup kabut asap.

Jarak pandang yang berkurang membuat hampir seluruh kendaraan menyalakan lampu kendaraannya.

Selain itu, warga yang sedang melakukan aktifitas di luar rumah terlihat menggunakan masker. Hal itu dilakukan untuk menghindari gangguan kesehatan yang saat ini tengah mengancam.

Ayu (25), warga Inderalaya, mengatakan, kabut asap Minggu pagi terlihat pekat dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. “Wah Mas, ini sangat pekat, mata saya terlihat pedih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan bukan hanya kecelakaan, juga bahaya akan kesehatan. “Makanya kami nyalakan lampu. Terlihat semua kendaraan menyalakan lampu. Kesehatan juga pastinya akan terganggu. Saya harap, pembakar lahan bisa ditangkap,” ujarnya.

Hal senada dikeluhkan Andi, sopir Travel. Menurutnya kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan. “Parah Mas, di Jalan lurus apalagi, sampai tidak kelihatan. Ini juga sama di Kota Indralaya,” singkatnya saat hendak menuju Kayuagung.

Kepala BPBD OI Syakroni membenarkan jika Ogan Ilir akhir-akhir ini diselimuti kabut asap. Namun, pihaknya terus melakukan upaya pemadaman yang bekerja sama dengan berbagai pihak. “Kita terus bekerjasama dengan TNI, Polres, PBK. Kita ada  tujuh unit pompa apung dan portable untuk memadamkan api serta  satu mobil tanki pemadam BPBD Sumsel berkapasitas 5000 liter air yang digunakan untuk mengatasi kebakaran lahan. Kita juga minta kerjasama dengan masyarakat agar tak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

 

TEKS    : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster