Penurunan Angka Kemiskinan, Empat Lawang Terbaik Ketiga di Sumsel

 251 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Angka kemiskinan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang, menurun cukup significan. Dari data kependudukan tahun 2012, jumlah penduduk miskin sekitar 13,36 persen atau 30.700 jiwa. Namun pada 2013, penduduk miskin tinggal 29 ribu jiwa atau sekitar 12, 86 persen.

Diprediksikan, angka kemiskinan masyarakat di Empat Lawang tahun ini dan kedepannya, akan menurun hingga di 2018 ditargetkan angka kemiskinan tersebut tinggal 10,88 persen. Pencapaian ini, membuat Empat Lawang masuk nominasi terbaik ke tiga dalam upaya penurunan angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan.

Demikian disampaikan Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), H Nanti Kasih Ade, usai paparan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Empat Lawang 2013-2018, Jumat (10/10).

Dijelaskan Nanti, penurunan angka kemiskinan dipengaruhi berbagai indikator yang dicapai. Mencakup peningkatan Indeks pembangunan manusia (IPM) di bidang pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

Misalnya daya beli, didukung peningkatan infrastruktur mendukung perekonomian masyarakat terutama petani. Contoh saja, sebelum dibangun infrastruktur jalan biaya angkut hasil panen kopi dari kebun mencapai Rp 1500 perkilogram, tapi setelah dibangun jalan saat ini ongkos atau biaya angkut hasil panen petani hanya di kisaran Rp 250 perkilogram.

Tentunya, saving biaya angkut hasil panen petani lebih meningkat. “Petani lebih diuntungkan, begitu juga hasil panen lainnya sesuai komoditi unggulan daerah,” jelasnya.

Selain bidang pertanian, indikator penurunan angka kemiskinan Empat Lawang juga didukung peningkatan industri pengolahan komoditi pertanian dan perkebunan. Keberhasilan-keberhasilan inilah sebut Nanti, yang membuat Empat Lawang masuk peringkat ketiga penurunan angka kemiskinan di Sumsel.

Keberhasilan ini sebut Nanti, tidak membuat Pemkab Empat Lawang cepat puas. Justru, pemkab akan lebih meningkatkan lagi anggaran dibidang tertentu, yang dianggap bisa menurunkan angka kemiskinan.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Yohanes Toruan menyebut Kabupaten Empat Lawang, termasuk daerah baru yang cukup pesat dalam menurunkan angka kemiskinan.

Empat Lawang sebutnya, ada di peringkat ketiga terbaik di Sumsel dalam penurunan angka kemiskinan. “Kedepan Bappeda Empat Lawang, harus menjelaskan detail RPMJD dan menyempurnakannya. Jika ada program bagus, untuk penurunan kemiskinan maka harus diprioritaskan dan ditingkatkan anggarannya,” saran Yohanes.

Namun beber Yohanes, ada beberapa isu strategis yang harus diperhatikan Pemkab Empat Lawang. Diantaranya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih rendah, mutu pendidikan belum maksimal, peningkatan pelayanan kesehatan.

Kemudian angka pengangguran rendah tapi belum meningkatkan dibidang pertanian, infrastruktur menuju perkebunan dan pertanian serta cara pengelolaan hasil komoditi unggulan belum pas. “Kita ingin Empat Lawang lebih maju, dan akan tetap bersinergi dengan program Pemprov Sumsel,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster