Mempermudah Transportasi PNS dan TKS, Dishub Gandeng Angkot dan Trans Musi

 265 total views,  2 views today

Ilustrasi Bus Trans Musi | Dok KS

Ilustrasi Bus Trans Musi | Dok KS

INDERALAYA – Untuk mempermudah transportasi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS), menuju Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Desa Sejaro Sakti Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), Dinas Perhubungan (Dishub), akan menggandeng Angkutan Kota (Angkot), dan Trans Musi, menuju komplek tersebut. Untuk angkutan umum berwarna kuning Dishub mengadakan trayek baru yaitu dari Inderalaya-KPT dan sebaliknya.

“Dari 200 unit angkutan umum di OI, ada 25 unit untuk trayek baru. Ini untuk mempermudah pegawai maupun warga yang bekerja maupun berurusan dengan Pemkab OI,” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Mutarsyah, kemarin.

Sebelumnya, lanjut Mustarsyah, hanya ada trayek Simpang Meranjat – Simpang km 32, Simpang Meranjat-Tanjung Batu-Indralaya-Tanjung Raja-Indralaya Utara, dengan ongkos Rp 2 ribu-Rp 3 ribuan/sekali naik.

“Karena kalau naik ojek atau bentor ke dalam KPT, sekali perjalanan lima belas ribu, tapi kalau naik angkutan umum biayanya lebih murah,” tuturnya.

Menurut Mustarsyah, untuk PNS atau TKS yang tinggal di Palembang pihaknya akan bekerjasama dengan menejemen Trans Musi khusus jalur Palembang-KPT dan sebaliknya. Bahkan untuk memudahkan perjalanan, Mustarsyah menyebutkan, pihaknya akan membuat halte portable di 4 titik yaitu di Kantor DPRD OI, RSUD, Kantor Bupati dan Kantor SKPD dan sebagainya.

“Kita akan minta 5 unit bus transmusi jalur ke KPT selama ini kan hanya jalur Palembang-Unsri ada 15 bus, ya kerjasama ini akan kita jajaki dengan mengirimkan surat yang ditandatangani bupati. Untuk ongkos-kan diserahkan ke menejemen transmusi asal tidak memberatkan. Kita ingin Januari sudah bisa berjalan,” paparnya.

PNS Dinsos Ogan Ilir, Rully, mengaku jika trayek atau jalur tersebut dapat segera terwujud, dan tentunya pihaknya menyambut baik.

“Ya, senang soalnya ongkos ke KPT itu sangat mahal, naik ojek atau bentor pergi saja Rp 15 ribu. Bayangkan, kalau sehari berapa ongkosnya?” ujar wanita yang Pulang Pergi (PP) Palembang-Inderalaya ini.

 

TEKS    : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster