Dituding Terima Fee Wisma Atlet, Alex Noerdin Mengaku Terusik

 289 total views,  2 views today

Alex Noerdin | Gubernur Sumsel

Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan | Dok KS

PALEMBANG – Mantan Bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin menyebut fee dari pembangunan wisma atlet di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang mengalir ke sejumlah pihak diantaranya Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Tudingan itu, disampaikan Nazaruddin usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (8/10).

Apa yang dilontarkan Nazaruddin ini, membuat Alex, geram. Mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) ini menegaskan, tudingan Nazaruddin atas dirinya, tidak benar. “Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah kenal, tidak pernah ketemu, tidak pernah meminta dan tidak pernah terima (fee). Jadi tidak usah khawatir,” kata Alex yang dibincangi usai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan & Kemasyarakatan di Pemprov Sumsel, Kamis (9/10).

Meski sedikit bercanda, namun, ia mengaku benar-benar terusik dengan pemberitaan yang dimuat disejumlah media online tersebut. Dihadapan puluhan pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel, Alex meminta semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetap bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing, serta tidak usah khawatir. “Tidak usah bergosip, apalagi ikut-ikutan mengunggah pemberitaan serupa di sosial media,” tegasnya.

Menurut Alex, PNS tidak suudzon dan mempercayai fitnah tersebut. “Janganlah buang energi dan tetap fokus. Percayalah, kalau memang tidak salah, keputusannya tetap tidak salah. Begitu sebaliknya,” imbuhnya.

Alex menyebut, permasalahan seperti ini sudah berulang kali terjadi sejak ia memutuskan untuk mengikuti proses Pilkada. “Hingga saat ini, setidaknya sudah 5,5 kali saya ikut Pilkada, baru sekali kalah. Setiap menjelang pilkada, selalu timbul masalah ini,” bebernya.

Menurutnya, Sumsel saat ini sangat diperhitungkan di tingkat nasional, regional bahkan internasional. Tak heran jika banyak yang iri atas keberhasilan daerah yang berhasil mendahului Sumatera Utara dibidang pembangunan ini. “Tapi kita tetap yakin, mampu menyelenggarakan Asian Games pada 2018 mendatang,” tegasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Nazaruddin menyebut Alex Noerdin menerima fee sebesar 2,5 persen dari pembangunan wisma atlet di JSC, Palembang. Selain Alex, Nazaruddin menyebut, fee tersebut juga diterima Sekjen DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas dan sejumlah anggota DPR RI, ikut menikmati dana pembangunan wisma atlet tersebut.

Nazaruddin sendiri, Rabu (8/10), diperiksa KPK dengan status sebagai saksi untuk tersangka Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet yang juga Kepala Dinas PU BM Sumsel, Rizal Abdullah.

Rizal dijerat oleh KPK dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

 

TEKS          : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster