Banyak Masyarakat Belum Tahu Peringatan Hari Batik Nasional

 205 total views,  2 views today

Petugas di SPBU Basuki Rachmat, mengenakan baju batik untuk memperingati Hari Batik Nasional. Namun sayang, hanya sedikit masyarakat yang mengenakan baju batik saat peringatan Hari Batik Nasional bahkan banyak masyarakat tidak tahu ada peringatan tersebut. | Foto : Ardhy Fitriansyah/KS

Petugas di SPBU Basuki Rachmat, mengenakan baju batik untuk memperingati Hari Batik Nasional. Namun sayang, hanya sedikit masyarakat yang mengenakan baju batik saat peringatan Hari Batik Nasional bahkan banyak masyarakat tidak tahu ada peringatan tersebut. | Foto : Ardhy Fitriansyah/KS

PALEMBANG – Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, ternyata belum begitu berarti bahkan belum banyak diketahui oleh masyarakat di Kota Palembang. Hanya segelintir orang yang menghargai peringatan tersebut.

Pantauan Kabar Sumatera, Kamis (2/10), masih sangat sedikit masyarakat di Kota Palembang yang mengenakan baju batik. Bahkan banyak warga yang tidak tahu, kalau ada Hari Batik Nasional. “Haah, tidak tahu kalau ada Hari Batik Nasional,” kata Roni salah satu pekerja swasta yang dibincangi di pelataran Taman Polda Sumsel, kemarin.

Hal yang sama disampaikan salah satu juru parkir (Jukir) di kawasan Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.Ia menyebut, tidak pernah tahu ada peringatan Hari Batik Nasional tersebut. “Tidak tahu dek, jangankan memperingati Hari Batik Nasional. Baju batik bae (saja), aku dak ado (tidak ada). Kalau kondangan, biasanya pakai kemeja biasa,” ungkapnya.

Namun masih ada juga, masyarakat yang mengenakan baju batik untuk memperingati Hari Batik Nasional seperti di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Basuki Rachmat, Palembang dan DPD PDI Perjuangan Sumsel.

Di SPBU ini, semua pegawainya mengenakan baju batik. “Perintah bos, semua di wajibkan menggunakan baju batik untuk hari ini. Kan ini, hari batik nasional,” kata Antonius, salah satu pegawai di SPBU Basuki Rachmat yang dibincangi, kemarin.

Antonius berharap kedepannya, semua warga bisa ikut memeriahkan hari batik nasional tersebut. Menurutnya, batik adalah warisan budaya Indonesia yang patut dibanggakan sebab tidak semua negara di dunia ini memilikinya.

“Sebenarnya kami inginnya pakai batik yang sama, karena memang perusahaan belum menyediakan ya harus menggunakan batik sendiri-sendiri sehingga coraknya berbeda,” tukasnya.

 

TEKS       : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster