Gubernur Sumsel Akui Jalan di Sumsel Buruk

13 total views, 3 views today

Ilustrasi Jalan Rusak | Foto : Bagus Kurniawan

Ilustrasi Jalan Rusak | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Pernyataan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution yang menegaskan buruknya akses jalan di Sumsel menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas), diakui oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

Menurutnya, para pelaku kejahatan kerap kali memanfaatkan kondisi jalan rusak tersebut. Sayangnya, hal itu justru berimbas pada pengendara yang melintas di jalan berlubang itu. Minimnya rambu serta peringatan lalu lintas, pun menjadi indikator tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

“Memang benar jalannya jelek. Kita tidak hanya memberikan stressing. Tapi benar-benar tindakan nyata yang harus dilakukan,” tegas Alex yang dibincangi di Pemprov Sumsel, Rabu (1/10).

Alex mengaku pemprov telah fokus melakukan perbaikan infrastruktur di Sumsel, hingga 2015. Meski tidak menyebut secara rinci anggaran perbaikannya, namun mantan Bupati Muba ini mengaku telah memasukkan anggaran tersebut ke APBD 2015.

Bahkan lanjutnya, bagi daerah yang mengusulkan bantuan perbaikan pun, pemprov telah memberikan bantuan untuk masing-masing daerah kabupaten/kota. “Besarannya beragam. Tergantung kebutuhan daerah. Saya lupa detil rinciannya,” imbuhnya.

Meski disebut rusak parah, Alex juga sedikit membantah jika seluruhnya rusak. Ia menilai, banyak pula jalan provinsi yang sudah baik dan terus mendapatkan perawatan. “Justru, jalan muluslah yang membuat para pengendara memacu kendaraannya dengan tinggi. Mereka kebut-kebutan dan mengakibatkan kecelakaan,” sesalnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda Sumsel), Mukti Sulaiman memastikan jika Sumsel mengalokasikan dana senilai Rp 1,3 triliun pada APBD 2015 untuk perbaikan dan pembangunan jalan di provinsi.

Dia mengatakan pembangunan dan perbaikan jalan diupayakan merata di 17 kabupaten/kota, akan tetapi terdapat daerah yang akan menjadi prioritas pemerintah, seperti jalan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, jalan di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Lahat.

Mukti menambahkan perbaikan infrastruktur transportasi tak hanya untuk jalan raya, pemprov juga memastikan akan menambah jembatan sebagai solusi kemacetan di Kota Palembang. “Untuk jembatan tidak bisa dianggarkan satu kali tetapi kami akan terapkan pola anggaran tahun jamak,” ujarnya.

 

TEKS         : IMAM MAHFUZ

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com