Sungai Musi Dibuat Sistem Buka Tutup Untuk Pemasangan Pelengkung Duplikasi Musi II

 332 total views,  2 views today

jembatan

Terlihat Proyek Pembangunan Jembatan Duplikat Musi II (Kanan) | Foto : Bagus Kurniawan/KS

PALEMBANG – Proses pembangunan duplikasi Jembatan Musi II terus dikebut, dalam waktu dekat akan dilakukan pemasangan pelengkung utama. Selama pengerjaan tersebut, lalu lintas di Sungai Musi, akan dilakukan sistem buka tutup sementara untuk kapal-kapal besar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Metropolitan Palembang, Azwar Edie mengatakan, hingga akhir September ini progres pembangunan sudah mencapai 90 persen, artinya tinggal sekitar 10 persen yang belum rampung.

“Kita akan segera memasang pelengkung utama, dengan berat 50 ton. Pelengkung utama itu akan dipasang persis ditengah jalur air, sehingga jembatan benar-benar stabil,” kata Azwar yang dibincangi, Selasa (30/9).

Azwar mengaku, dalam proses pemasangan pelengkung utama tersebut memang akan berdampak pada pelayaran di Sungai Musi. Namun, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan bersepakat dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Palembang maupun pihak terkait lainnya.

Azwar menyebutkan, perairan sungai akan dilakukan sistem buka tutup dilaksanakan pada minggu kedua Oktober. “Awalnya, pelayaran akan ditutup lebih dulu selama tiga minggu. Selama ditutup, kapal dengan muatan besar, khususnya kapal pengangkut batubara yang sering lewat di stop sementara. Sedangkan kapal kecil masih bisa lewat di pinggir sungai. Setelah tiga minggu, pelayaran bakal dibuka selama 10 hari. Setelah itu, ditutup lagi tiga minggu dan dibuka lagi 10 hari dan seterusnya hingga selesai,” jelasnya.

Menurut Azwar, sebenarnya pengerjaan tersebut molor dari target ditetapkan. Tapi, pihaknya optimis pada Desember mendatang, duplikasi Jembatan Musi II sudah bisa digunakan. “Memang, awalnya ditargetkan rampung pada Oktober. Namun karena adanya kendala, tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Kami optimistis, Desember ini semua rangka jembatan sudah terpasang dan bisa digunakan,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Masripin Toyib mengatakan, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait penutupan lalu lintas sungai tersebut. “Kami akan komunikasi lagi, kalau dengan kami sudah sepakat,” tukasnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR      : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster