Lakukan Pungli, Polantas Akan Ditindak Tegas

 241 total views,  2 views today

Operasi Zebra 2013 . Razia Kendaraan Oleh Pihak Polisi

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Inspektur Jendral Polisi (Irjend Pol) Saud Usman Nasution akan menindak tegas bagi anggota Polisi Lalulintas yang melakukan pungutan liar (tilang-red) pada saat bertugas di lapangan.

Hal tersebut dikatakan Kapolda usai melaksanakan acara HUT Polantas ke-59 yang diadakan di Gedung Anjon Sujarwo Polda Sumsel, dikatakan Kapolda jika akan memproses anggota yang nakal di Polda Sumsel.

“Akan kita Proses hukum bagi angota Polri yang bertugas sebagai Polantas jika terbukti melakukan penilangan terhadap pengguna jalan, proses hukum yang bisa dikenakan yakni sanksi disiplin, Etika Profesi, bahkan hukum pidana,” kata Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda jika penilangan bisa dilakukan jika pengguna kendaraan sudah melakukan pelangaran berat, yang bisa mengakibatkan kecelakaan. “Pelanggaran berat bisa dikenakan tilang namun kalau ringan hanya dikenakan teguran saja,” ujar Saud.

Sementara itu saat disinggung berapa banyak angota Polantas yang kedapatan melakukan pungli, Saud belum tahu pastinya namun anggota sudah menjalani pemeriksaan di Propam.

“Untuk jumlah pastinya saya tidak tahu, namun yang jelas sudah ada beberapa anggota yang kedapatan melakukan pungli, dan saat ini sedang diproses di Propam Polda Sumsel,” pungkas Kapolda.

Sementara itu Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Arif Pitrianto mengatakan jika pihaknya sudah melakukan arahan Kapolda. Dikatakan Arif jika pihaknya sudah menyiapkan surat teguran bagi pengendara yang melakukan pelanggaran ringan.

“Sudah kami siapkan surat teguran dan juga sudah kami serahkan kepada anggota yang bertugas di lapangan agar melakukan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan dan bukan saksi tilang,” ujar Arif.

Dikatakan Arif jika saksi ringan yang di maksud yakni salah belok untuk pengendara yang belum mengetahui saksi jalan. “Kalau untuk surat kendaraan bermotor dan SIM itu sudah termasuk Pelanggaran berat, karena bagi pengemudi yang tidak memiliki SIM belum boleh mengemudi di jalan raya dan itu harus ditilang,” ujar Arif.

 

TEKS    : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster