Jaringan Hydrant Mendesak Dibangun

30 total views, 3 views today

Ilustrasi Hydrant | Ist

Ilustrasi Hydrant | Ist

PALEMBANG – Kebakaran, nampaknya terus mengancam warga di metropolis. Apalagi kebakaran banyak terjadi di pemukiman padat penduduk, sehingga sering mengakibatkan banyak kerugian. Kondisi inilah membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggagas, dibangunnya jaringan air atau hydrant di setiap pemukiman padat penduduk.

“Dengan dipasanganya jaringan hydrant disetiap pemukiman penduduk, setidaknya kesulitan petugas pemadam kebakaran dikurangi terutama di wilayah padat penduduk,” kata Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo yang dibincangi,usai memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan 26 Ilir Palembang, Selasa (30/9).

Harnojoyo menilai, adanya jaringan hydrant di pemukiman penduduk sangat penting. Karena, kebakaran yang terjadi beberapa pekan terakhir, selalu menghabiskan banyak rumah yang disebabkan petugas kesulitan mencapai lokasi kebakaran karena padatnya pemukiman dan jalan yang sempit. “Lokasi kebakaran yang masuk-masuk lorong, selalu menjadi permasalahan petugas,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran, Edison mengatakan, saat ini memang pihaknya berencana akan kembali menggagas pembangunan jaringan pompa hydrant di kawasan padat penduduk. “Ada tiga lokasi kolam retensi yang akan di pakai yakni kolam retensi Kambang Iwak (KI), Palembang Icon, dan kolam retensi OPI Jakabaring,” jelasnya.

Menurut Edison, sebenarnya rencana memasang jaringan hydrant tersebut sudah lama, tetapi berhubung keuangan tidak memungkinkan terpaksa ditunda. “Ini sudah mendesak. Hal itu akan kami lakukan pembahasan serius. Karena adanya hydrant dapat meminimalisir, cepatnya rembetan kebakaran di wilayah padat penduduk,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com