Awas, Beredar Materai Palsu ?

 178 total views,  2 views today

MATERAI PALSU : Salah seorang warga Kabupaten Empat Lawang, menunjukkan puluhan materai palsu yang sempat ia beli. Saat ini materai palsu tersebut diduga, sudah beredar luas di Empat Lawang. | Foto : Saukani/KS

Salah seorang warga Kabupaten Empat Lawang, menunjukkan puluhan materai palsu yang sempat ia beli. Saat ini materai palsu tersebut diduga, sudah beredar luas di Empat Lawang. | Foto : Saukani/KS

EMPAT LAWANG – Warga Empat Lawang mesti waspada dan teliti menggunakan materai jenis 6000. Pasalnya, ada sejumlah oknum sengaja menjual bebas materai jenis itu, yang diduga palsu. Biasanya, pelaku menjual lebih murah dikisaran harga Rp 4 ribu- Rp 5 ribu per lembar.

Pengalaman pahit pernah dirasakan Lenggang Alam (45), ia pernah tertipu membeli materai palsu. Salah satu kontraktor di Empat Lawang ini mengaku, akibat tertipu menggunakan materai palsu, pencairan dana pekerjaannya tertunda.

Dalam kasus ini Lengang menyebut, baru mengetahui jika materai tersebut palsu ketika hendak minta tanda tanggan ke pegawai di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Empat Lawang, beberapa minggu yang lalu. Namun Dinas PU CK, tidak mau menandatangani karena setelah diteliti materai tersebut palsu.

Sepintas sebut Lenggang, materai palsu tersebut sama persis dengan yang asli. Materai palsu yang sempat ia beli tersebut jelas Lenggang juga ada hologram pengaman di tulisan DJP. Tetapi hologram tersebut jika yang asli, akan berubah warna jika dilihat dari sisi yang berbeda sedangkan yang palsu tidak bisa berubah warna.

“Saya nitip dengan teman beli materai itu. Belinya dengan agen, namanya panggilannya LK di Talang Padang. Harganya lebih murah yakni Rp 5 ribu per lembar, sehingga saya beli sebanyak 30 lembar. Saya sebenarnya sudah curiga, karena harga materai berkisar Rp6 ribu-Rp 7 ribu perlembar,” aku Lenggang.

Akibat menggunakan materai palsu itu, proses pencairan dana tertunda ditambah lagi sebagian surat-surat yang sudah dan menggunakan materai itu harus dirombak semua menggunakan materai asli.

“Banyak kontraktor yang tertipu, yang jelas kami sebagai kontraktor dirugikan. Kami berharap dispenda berhati-hati melakukan pencairannya berikutnya,” ujarnya seraya menyebut kejadian itu sudah dilaporkannya secara lisan ke Kepolisian Resort (Polres ) Empat Lawang.

 

TEKS         : SAUKANI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster