Warga Ancam Hadang Angkutan Batubara

 314 total views,  2 views today

konvoi-truk-angkutan-batu-bara-di-jalinsum-lahat-muaraenim

Truk Angkutan Batubara | Dok KS

MUARAENIM – Angkutan batubara kini menjadi “ladang” konflik baru di Sumatera Selatan (Sumsel). Setidaknya itu, ditunjukkan dengan ancaman yang disampaikan masyarakat di Kabupaten Muaraenim yang tergabung dalam Perserikatan LSM, Ormas dan OKP (PLO) Kabupaten Muaraenim.

Mereka mengancam, akan menghadang angkutan batubara yang melintas di Muaraenim.Ancaman itu disampaikan dengan alasan, keberadaan angkutan batubara tersebut sudah meresahkan masyarakat.

“Masyarakat sudah resah karena selain menyebabkan kemacetan, debu yang ditimbulkan dari angkutan batubara itu bisa mengancam kesehatan warga,” kata Ketua PLO Kabupaten Muaraenim, Alfian Addini ketika dibincangi Kabar Sumatera, Senin (29/9).

Ia menyebut, aksi tersebut akan mereka lakukan dalam waktu dekat. Menurut Alfian, aksi ini sebagai bentuk kegelisahan dan kegusaran masyarakat terhadap angkutan batubara. Pasalnya, keberadaan angkutan batubara tersebut, seringkali seperti menjadi “raja” di jalanan.

Mereka sebut Alfian, saat melintas sering tak menghiraukan keselamatan pengendara kendaraan lainnya. “Angkutan batubara biang kemacetan, jalan menjadi rusak. Kecelakaan juga sering terjadi, akibat angkutan batubara. Belum lagi, debu yang ditimbulkan dari batubara yang menganggu kesehatan masyarakat. Keberadaan angkutan batubara itu,tidak ada untungnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, angkutan batubara sudah dilarang untuk melintas di jalan umum sejak 1 Januari 2013 lalu, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Sumsel. Namun faktanya, angkutan batubara semakin banyak yang melintas di jalan umum sehingga dengan kata lain SE Gubernur Sumsel itu, tidak dipedulikan.

Ia menyayangkan, tidak adanya ketegasan Pemprov Sumsel dalam menindak angkutan batubara yang melintas di jalan umum tersebut. “Harusnya pemprov bertindak tegas, namun yang ada kesannya sengaja dibiarkan. Ini yang membuat kami kesal, sehingga kalau memang pemprov tidak mampu menertibkan angkutan batubara tersebut maka kami yang akan menertibkannya,” tukasnya.

 

TEKS          : SISWANTO

EDITOR       : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster