UMKM Jangan Terpengaruh Koperasi Ilegal

6 total views, 3 views today

EMPAT LAWANG – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di Kabupaten Empat Lawang diminta harus teliti, jika ingin meminjam modal untuk usaha. Jangan sampai terpengaruh pinjaman lunak berbunga besar, atau mencari pinjaman di koperasi ilegal (tengkulak, red).

Himbauan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, H Basri Soni saat pembinaan dan infromasi penyediaan modal bagi UMKM, Senin (29/9). “Penyakit masyarakat saat ini tengkulak, pinjam uang berbunga besar dan berlipat ganda. Itu menyusahkan pelaku UKM,” kata Basri.

Diakuinya, perekonomian masyarakat bisa terpuruk jika bergantung pada koperasi ilegal “Bukan koperasi namanya kalau memeras, tapi “ku perasi”. Makanya Dinas Koperasi (Diskop) dan UKM Empat Lawang, harus giat memberi arahan ke masyarakat agar tidak asal mencari pinjaman modal,” ucap Basri.

Menurutnya, sejauh ini ada banyak peluang pinjaman lunak baik melalui bank atau koperasi resmi pemerintah. Prosesnya pun diyakini, lebih mudah dengan jaminan bunga minimal yakni kurang dari lima persen per tahun. “Jangan terpengaruh janji manis tengkulak, pengusaha UMKM harus jeli agar tidak menuai masalah hutang,” ujarnya.

Basri menyebut, ia sudah kerap menyelesaikan masalah hutang piutang masyarakat dengan tengkulak. Hutangnya sebut Basri awalnya hanya Rp 5 juta, bisa membengkak berlipat-lipat menjadi Rp 50 juta.

Bahkan terkadang kebun, sawah dan rumah harus disita tengkulak karena tak mampu melunasi bunga hutang terus berlipat ganda. “Kasihan masyarakat, makanya Diskop dan UKM, harus giat memberikan arahan agar tak ada korban lagi,” ujarnya.

Ia berharap semua pelaku usaha di Empat Lawang, dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan penghasilan. “Boleh saja minjam dana koperasi dan bank, asal tidak memberatkan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Diskop dan UKM Empat Lawang, Kuswinarto melalui Kabid Fasilitas Pembiayaan Simpan Pinjam, Aidil Yuliansyah menerangkan, pembinaan bagi pelaku UMKM bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru. “Pembinaan ini, diikuti 50 orang terdiri dari perwakilan 10 kecamatan di Kabupaten Empat Lawang,” tukasnya.

 

TEKS         : SAUKANI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com