Siapa “Dalang” Kredit Fiktif Bank Sumsel Babel ?

 326 total views,  2 views today

Ilustrasi BSB | Dok KS

Ilustrasi BSB | Dok KS

PALEMBANG – Subdit Moneter dan Devisa (Fismondev) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Derah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), terus mendalami kasus kredit fiktif yang diajukan MD, melalui PT Cabang Tiga (CT) terhadap dua bank milik pemerintah salah satunya diketahui Bank Sumsel Babel (BSB). Siapa “dalang” dibalik kasus ini?

Tim penyidik Polda Sumsel dalam hal ini ditangani Subdit II Pesmondev masih mengumpulkan segala barang bukti dengan melakukan penyitaan berkas kredit fiktif di bank plat merah tersebut. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut, tentunya dari karyawan bank.

Hal tersebut dibeberkan Kasubdit II Pesmondev Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herwansyah. Kini, pihaknya masih akan melakukan penyitaan objek atau barang bukti lainya yang diperlukan penyidikan untuk mengungkap tersangka dalam kasus tersebut.

“Kita saat ini masih dalam proses penyitaan berkas objek sebagai barang bukti untuk menentukan siapa saja orang yang terlibat dalam kasus kredit fiktif tersebut,” kata Herwansyah.

Tegas Herwansyah, selain penyitaan tersebut pihaknya juga masih menunggu hasil audit BPK terkait kerugian negara dalam kasus tersebut.

“BPK juga masih melakukan audit terkait kerugian negara pada kasus tersebut, sehingga nantinya saat gelar perkara semuanya lengkap,” disampaikannya.

Saat disingung mengenai saksi yang sudah menjalani pemeriksaan, Herwansyah masih belum juga mau membeberkan siapa saja yang sudah menjalani pemeriksaan. Ia memasatikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan dari karyawan dua bank yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut, namun kita belum bisa menyebutkan siapa saja yang sudah kami periksa guna kepentingan penyidikan kedepan,” ujarnya.

Herwansah berkata, pihaknya akan menyelesaikan kasus tersebut secara teliti agar tidak ada kesalahan dalam penyelesain kasus ini.

“Kita akan jalan sesuai prosedur, kita tidak akan menyebutkan nama-nama tersangka sebelum mereka kita lakukan pemeriksaan sebagai tersangka, yang jelas tersangka sudah ada, namun sejauh ini belum kita layangkan surat penetapan sebagai tersangka,” tutup Herwansyah.

 

TEKS  : OSCAR RYZAL

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster