Satu Lagi Tersangka Ditetapkan terkait Dugaan Korupsi Bansos TIK

 252 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

MUARAENIM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaraenim, kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan dana Bantuan Sosial (Bansos) Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) untuk e-learning sebesar Rp 3,348 miliar di Dinas Pendidikan (Disdik) Muaraenim.

Sebelumnya, Kejari sudah menetapkan lima tersangka yakni dua pejabat dilingkungan Disdik Muaraenim berinisial Y dan Z dan tiga tersangka lainnya dari penyedia barang dan jasa berinisial A, W dan MHP.

“Ya, Kamis (25/9) lalu, penyidik menetapkan tersangka tambahan dari penyedia barang dan jasa berinisial S,” kata Kepala Kejari Muaraenim, Adhyaksa Darma Yuliano melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel, Zamzam Ikhwan ketika dibincangi, Senin (29/9).

Dengan tambahan satu tersangka ini, berarti dalam kasus tersebut ada enam tersangka. Penyidik terangnya, akan memeriksa empat tersangka dari penyedia barang dan jasa dalam kasus tersebut pada Selasa (30/9).

“Pemeriksaan tersebut untuk tersangka W dan MPH, sementara Y dan Z statusnya diperiksa sebagai sanksi. Surat pemanggilan terhadap mereka, sudah kita layangkan, Jumat (26/9) lalu,” tukasnya.

 

TEKS          : SISWANTO

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster