Proyek Jalan Rp 4,8 M di Banyuasin Asal-asalan

34 total views, 3 views today

 

Para pekerja sedang mengerjakan persiapan pengecoran jalan Teluk Lubuk - Talang Ubi

Ilustrasi Proyek Jalan | Dok KS

BANYUASIN –  Bangunan jalan di Jalan H Hamid Masri di RT 27 RW 08 Kelurahan Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III disoal warga setempat. Soalnya, jalan yang menelan anggaran Rp 4,8 miliar melalui APBD Banyuasin tahun 2014 ini diduga dikerjakan asal-asalan oleh PT Wahyu Matra Kontraktor Palembang. Karena baru sepekan dioperasikan kondisinya bahkan sudah retak-retak.

 

Rosadi (40) warga setempat membeberkan, jalan yang retak-retak itu diduga karena dalam adukan pasir lebih banyak dari pada semen. Selain itu tidak dilakukan pengerasan terlebih dahulu sebelum pengecoran sedangkan jalan tersebut melintasi tanah rawa.

 

“Ya, seharusnya rehab jalan jangan asal-asalan. Ini buktinya, baru dikerjakan banyak yang retak-retak, sehingga tidak akan bertahan lama,” ujar Rosadi.

 

Ia berkata, adonan perehaban jalanpun tidak bagus dan tidak stabil, karena semennya sangat sedikit ditambah pondasinya yang belum padat, sehingga jalan tersebut sekali dilintasi maka akan amblas.

 

“Kami berharap jalan yang diperbaiki itu sebagus mungkin, agar masyarakat tidak disalahkan, walupun ada masa perawatannya, tapi kami berharap segera diperbaiki, karena dipastikan akan cepat rusak. Kondisi jalan ini sudah disurvei langsung PUBM Banyuasin,” terangnya.

Sementara itu Lurah Kedondong Raye, Alamsyah mengatakan, dirinya tidak mengetahui jika ada perbaikan jalan di wilayahnya, karena tidak ada laporan dari pihak pemborong maupun yang lainnya, terhadap pereban jalan tersebut, padahal sangat penting untuk diketahui, supaya dapat dipantau pekerjaannya.

“Semua ini kami serahkan kepada Dinas PUBM, karena masalah rehabilitas jalan tersebut wewenang mereka,” ungkapnya.

Kasi Pembangunan Dinas PUBM Banyuasin Nikman mengatakan, jika pembangunan jalan tersebut memang sedang proses pengerjaannya dan belum selesai dikerjakan oleh kontraktornya.

Terkait dengan adanya keluhan masyarakat mengenai pengerjaan proyek tersebut, dirinya membantah karena itu sudah sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

“Saya jelaskan kalau pengerjaan jalan yang ada ditempat itu sudah sesuai dengan RAB nya dan sejauh ini belum ada masalahnya,” katanya.

Proyek jalan dengan panjang 3 kilometer dan lebar 4 meter itu, meskipun dalam pengerjaannya nanti ada yang rusak dan tidak sesuai dengan RAB pihak kontraktor akan bertanggung jawab terhadap proyek tersebut.

“Saya minta kepada masyarakat jangan khawatir, apabila ada keluhan terkait pengerjaan itu silahkan laporkan kepada kami,”imbuhnya

 

TEKS:DIDING KARNADI

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com