Oktober, Buku Kurikulum 2013 Selesai Dikirim

 298 total views,  2 views today

Musliar Kasim -- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan | Foto : Antaranews.com

Musliar Kasim, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan | Foto : Antaranews.com

MUARAENIM – Proses pembelajaran anak didik akan semakin mudah jika buku kurikulum 2013 segera selesai dikirim. “Kita sangat responsif dengan pihak Kemendikbud yang berjanji akan menyelesaikan pengiriman buku kurikulum 2013 pada Oktober nanti,” ujar Rondi Ridwan S.Pd, salah satu praktisi pendidikan di Muaraenim, kepada Kabar Sumatera, Senin (29/9) dalam perbincangan informal saat berkunjung di Palembang.

Roni menambahkan bila buku kurikulum 2013 ini sudah selesai dikirim, paling tidak akan memaksimalkan proses belajar mengajar di setiap sekolah. “Kalau annti sudah diterima semua, penyesuaian kurikulum sebelumnya dengan kurikuum 2013, terutama sebagian guru yang mungkin belum sepenuhnya memahami bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Pernyataan Roni ini terkait dengan pernyataan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang pendidikan Musliar Kasim, yang berjanji bahwa distribusi buku kurikulum 2013 selesai paling lambat pada Oktober mendatang.

Menurut Musliar keterlambatan terjadi lantaran pola ini baru pertama kali diterapkan. “Kenapa kita adakan seperti itu karena kita ingin memberikan buku secara gratis dengan cara yang efektif dan efisien,” ujar Musliar di Jakarta, Senin (29/9).

Apalagi ada sebanyak 31 perusahaan penerbit yang menjadi pemegang distribusi dengan cetakan sebanyak 245 juta buku. Perusahaan terpilih ditunjuk oleh lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah (LKPP).  “Ada perusahaan yg sudah sukses ada perusahaan yg belom sukses,” katanya.

Diakui Musliar, buku-buku yang dibiayai dari dana BOS ini dihargai kurang dari Rp 10 ribu. Sementara dilapangan buku yang sama dihargai sebesar Rp 40 ribu.  Namun terjadi keterlambatan proses belajar mengajar tetap berlangsung. Bagi sekolah-sekolah yang belum mendapatkan buku, kementerian sudah mengirimkan soft copy dalam bentuk CD. Guru boleh mengkopi dan membagikannya ke siswa.

“Distribusinya yang masalah. Tapi bukan berarti sekaloh yang belum mendapatkan buku pembelajarannya belum jalan, pembelajarannya sudah jalan. Sebelum tahun ajaran baru mulai kita sudah lihat gelagat buku tak akan sampai maka kita kirim ke sekolah CD,” tambahnya.

 

TEKS    : SISWANTO

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster