189 Pelamar Batal Jadi CPNS di Kabupaten OKI

 357 total views,  2 views today

ilustrasi CPNS | Ist

ilustrasi CPNS | Ist

KAYUAGUNG – Harapan untuk menjadi PNS pupus sudah bagi 189 pelamar. Pasalnya berkas mereka oleh BKD OKI ditolak karena diduga tidak memenuhi persyaratan.  Dan hingga Senin (29/9), pihak Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hanya menerima 2.340 berkas pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2014.

Sekretaris BKD OKI, Hajar mengatakan, 189 berkas yang ditolak rata-rata usia pelamar melebihi batas yang ditentukan, namun tidak menyertakan bukti masa kerja minimal menjadi tenaga honorer di suatu instansi di Kabupaten OKI.

“Kalau mereka honorer, walaupun usianya melewati batas yang ditentukan masih kita pertimbangkan, namun sayangnya mereka tidak melampirkan surat pernyataan masa kerja sebagai honorer, sehingga kita tolak dan tidak diperkenankan mengikuti tes CPNS di Kabupaten OKI,” ujar Hajar, kemarin.

Selain melewati batas usia yang telah ditentukan, kata Hajar, alasan berkas yang ditolak lantaran nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) pelamar dibawah nilai standar yang telah ditetapkan.

“Nilainya kan sudah kita tetapkan, tapi mereka yang nilainya tidak mencukupi tetap mengirimkan berkas, jadi mau tidak mau tetap kita tolak,” bebernya.

Ia berkata, hingga penutupan pendaftaran CPNS tahun 2014, ada sebanyak 2.412 pelamar yang melakukan pendaftaran online.

“Dari jumlah itu, sebanyak 2.340 pelamar telah mengirimkan berkas ke BKD OKI melalui kantor pos, sementara 2.087 berkas telah kita balas dan selebihnya masih kita proses. Kita juga masih menunggu pengiriman dari beberapa kantor pos di Sumsel, kalau saja ada berkas yang masih dikirim. Yang jelas terakhir kita tunggu hari ini (Selasa-red),” terangnya.

Mengenai jadwal tes sendiri, kata Hajar, pihaknya masih menunggu jadwal dari BKN Regional Sumsel.

“Kita hanya mengirimkan berkas peserta yang berhak mengikuti tes, untuk jadwalnya pihak BKN yang menentukan. Karena setiap kabupaten/kota di Sumsel tes CPNS-nya dilakukan di Palembang dan jadwalnya ditentukan BKN,” tandasnya.

Kepala BKD OKI, Imam Sahuri mengimbau kepada para pelamar CPNS khususnya di Kabupaten OKI untuk tidak terpengaruh terhadap orang yang menjanjikan bisa meluluskan menjadi CPNS.

“Kita tidak bertanggungjawab terhadap oknum-oknum yang mengatasnamakan pihak BKD, yang mengaku bisa meluluskan CPNS dengan memberikan sejumlah uang, karena kami tegaskan disini penerimaan CPNS murni dan tidak ada istilah sogok menyogok,” tandasnya.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster