Selesaikan Konflik, Sumsel Terbaik Lima Nasional

37 total views, 3 views today

Alex Noerdin, Gubernur Sumsel | Dok KS

Alex Noerdin, Gubernur Sumsel | Dok KS

PALEMBANG – Walaupun beragai konflik lahan sering terjadi antara masyarakat dan perusahaan perkebunan, bahkan sudah pernah ada yang memakan korban jiwa namun pemerintah pusat menilai Sumsel, sebagai salah satu provinsi terbaik di Indonesia dalam penyelesaian konflik.

Sumsel masuk dalam peringkat lima terbaik nasional, dan tercepat dalam penyelesaian masalah atau konflik yang ada di daerah tersebut. “Kementerian Polhukam sudah memberikan penilaian kepada Sumsel. Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Ini harus menjadi pelecut semangat, bagi kita semua untuk terus menciptakan kedamaian,” kata Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Sumsel, Yusnin, kemarin.

Menurut dia, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2013, memerintahkan kepada para menteri, gubernur, mupati dan wali kota untuk meningkatkan efektivitas penanganan gangguan keamanan dalam negeri secara terpadu, sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Inpres tersebut juga menugaskan pembentukan tim terpadu tingkat pusat dan tim terpadu tingkat daerah, dengan mengikutsertakan semua unsur terkait, guna menjamin adanya kesatuan komando dan pengendalian serta kejelasan sasaran, rencana aksi, pejabat yang bertanggung jawab pada masing-masing permasalahan, serta target waktu penyelesaiannya.

“Tim terpadu ini diharapkan dapat mengambil langkah-langkah cepat, tepat, dan tegas serta proporsional, untuk menghentikan segala bentuk tindak kekerasan akibat konflik sosial dan terorisme, dengan tetap mengedepankan aspek hukum, menghormati norma dan adat istiadat setempat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia,” terang Yusnin.

Kerja tim terpadu itu juga termasuk melakukan upaya pemulihan pasca konflik meliputi penanganan pengungsi, rekonsiliasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi agar masyarakat dapat kembali memperoleh rasa aman dan dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala.

“Tim ini juga harus merespon dengan cepat dan menyelesaikan secara damai semua permasalahan di dalam masyarakat yang berpotensi menimbulkan konflik sosial, guna mencegah secara lebih dini konflik yang lebih luas,” ujarnya.

Sekda Sumsel, H Mukti Sulaiman menambahkan, pihaknya berbangga atas penghargaan dan penilaian yang diberikan Kementerian Polhukam kepada Sumsel. “Kita dinilai bisa menyelesaikan berbagai konflik yang ada baik industri, lahan, batas, ataupun berbau sara. Karenanya kita mendapat ranking lima di tahun ini secara nasional. Tapi di tingkat kepulauan kita mendapat juara dua setelah Lampung diposisi tertinggi,” jelas dia.

Dikatakan, dalam setiap penyelesaian masalah, pihaknya selalu mengawal permasalahan yang ada dilengkapi dengan bukti, foto dan sebagainya. “Dengan adanya penilaian ini bukan membuat kita jadi sombong. Melainkan semakin mantap dan cepat dalam menyelesaikan masalah yang ada,” tukasnya.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ

EDITOR      : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com