Sindikat Pencuri Pendrol Rel Dibekuk

 321 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi | Ist

EMPAT LAWANG – Sindikat pencurian klem pengunci rel (pendrol, red) kereta api (KA) di jalur Lubuk Linggau – Tebing Tinggi, Kamis (25/9), dibongkar. Sekitar pukul 22.30 WIB, anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Empat Lawang, berhasil membekuk Laswan (27), warga Desa Sukakaya, Kecamatan Saling.

Laswan adalah salah satu dari kawanan pelaku spesialis pencurian klem pengunci rel KA. Ia dan tiga temannya, berulangkali berhasil menggondol pendrol rel KA. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Laswan pun harus meringkuk di hotel prodeo milik Polres Empat Lawang.

Sementara tiga temannya berinisial SH, HR dan Hl masih buron. Ketiganya berhasil melarikan diri, saat penggerbekan di sekitar jalur rel KA di Desa Suka Kaya. Selain mengamankan Laswan, dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti (BB) 493 buah pendrol, satu buah palu dan beberapa karung untuk mengangkat barang hasil curian.

Kepala Polres Empat Lawang, AKBP M Ridwan melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Nanang Supriyatna saat dikonfirmasi, Jumat (26/9), membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian 493 buah pendrol rel KA di jalur Lubuk Linggau-Tebing Tinggi.

Nanang memastikan, pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dan diancam pidana diatas lima tahun. Sebab, pencurian pendrol itu sangat membahayakan, bisa saja berakibat fatal anjlok dan terbaliknya KA. “Kalau dibiarkan ini bahaya, bisa ada korban jiwa kalau kereta api tergelincir dari rel,” jelas Nanang.

Dari hasil pengembangan sebut Nanang, diduga pencurian pendrol rel KA ini, didalangi oknum kepala dusun (kadus). Kadus tersebut, diduga sebagai penampung dan penjual ke pengepul besar, yang informasinya berada di Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Sindikat pencurian pendrol imbuhnya, sejauh ini sudah masuk empat laporan, semua di sekitaran Desa Sukakaya hingga Taba Kebon, Kecamatan Saling. Laporan pertama hilang pendrol sebanyak 700 buah, laporan kedua sebanyak 1.200 buah, kemudian laporan ketiga sebanyak 303 buah dan ini hasil penggerbekan ditemukan 493 buah pendrol curian.

“Ini sangat membahayakan, makanya kita akan kejar penadahnya,”tegas Nanang menambahkan, kasus ini pun sudah dilaporkan ke kepala stasiun Tebing Tinggi.

Kronologis penangkapan bebernya, bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa komplotan pencurian pendrol beraksi. Laporan itu, ditindaklanjuti. Anggota Sat Reskrim Polres Empat Lawang pun mendatangi TKP. “Kita cek TKP, kita sembunyi di semak-semak mengintai mereka. Ternyata memang mereka sedang beraksi dan tinggal mengambil pendrol yang sudah dicurinya,” jelasnya.

Tak mau kehilangan target, petugas pun langsung melakukan penyergapan. Namun dari empat pelaku, tiga lainnya berhasil lolos dari sergapan petugas. Sementara Laswan, berhasil diamankan. “Oknum kadus selaku penadah, sudah kita minta menyerahkan diri,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster