Empat Polisi Terluka Saat Gerbek Bandar Togel dan Narkoba

 608 total views,  2 views today

 

Ilustrasi Polisi | Dok KS

Ilustrasi Polisi | Dok KS

KAYUAGUNG – Penggerebekan kediaman bandar judi toto gelap (togel) dan narkoba bernama Sarkowi (36), di Desa Serdang Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dilakukan jajaran Satreskrim dan Satnarkoba Polres OKI, Jumat (27/9) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, disambut dengan lemparan batu dan kayu oleh ratusan masyarakat setempat.

 

Akibatnya, empat orang polisi yakni KBO Satnarkoba Polres OKI, Ipda Firman, Aipda Junaidi, Bripka Iskandar dan Brigpol Gestian, ketiganya anggota Buser Polres OKI mengalami luka yang cukup serius karena terkena lemparan batu dan kayu. Bahkan, Aipda Junaidi dan Bripka Iskandar harus menjalani rawat inap di RSUD Kayuagung.

 

Sementara tersangka Sarkowi yang menderita luka tembak di bagian kaki kiri dan pinggangnya, masih bisa lolos dari sergapan puluhan personil yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP N Ediyanto dan Kasat Res Narkoba, Iptu Onkoseno. Namun polisi berhasil meringkus 4 tersangka yang bertugas merekap pasangan nomor togel, yang kesemuanya adalah perempuan masing-masing berinisial RT (26), yang juga istri tersangka Sarkowi, DN (16) salah seorang pelajar SMK di Sirah Pulau Padang, YS (25) dan MH (40).

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp202.360.000, yang diduga hasil penjualan togel, 200 buku kupon togel, 2 unit HP, 2 unit kalkulator, timbangan digital, plastik bening pembungkus narkoba, 2 bilah senjata tajam jenis pisau dan pedang Samurai milik tersangka Sarkowi dan 2 unit mobil masing-masing Avanza warna biru muda nopol B 1339 MS dan Honda Jazz warna merah nopol BG 200 LL.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat didampingi Wakapolres, Kompol I Made Sinar Subawa mengatakan, tersangka Sarkowi (DPO) telah menjadi target operasi sejak beberapa bulan lalu, karena merupakan bandar besar narkoba di wilayah Kecamatan Sirah Pulau Padang dan sekitarnya.

“Tersangka memang dikenal cukup licin dan baru tadi malam (kemarin) polisi mengetahui keberadaannya. Kami mendapat informasi ada pengiriman narkoba ke rumah tersangka di Desa Serdang Menang, sehingga kita melakukan penggerebekan,” ujar Kapolres.

Saat dilakukan penggerebekan, kata Kapolres, ratusan warga setempat sempat melakukan penghadangan dengan melempari petugas dengan batu dan kayu.

“Namun saat itu tersangka Sarkowi masih berada disana, tersangka sempat melakukan perlawanan dengan sebilah Samurai. Namun petugas lebih sigap dengan melumpuhkan tersangka dengan timah panas di kaki kirinya. Walaupun terkena tembakan, tapi tersangka terus berupaya kabur dan akhirnya lolos dari sergapan,” terang Kapolres.

Dikatakannya, tersangka pun sempat mendatangi Puskesmas dan salah seorang mantri di Desa Penyandingan Kecamatan SP Padang untuk mengeluarkan peluru di bagian kakinya, tetapi usaha tersebut tidak membuahkan hasil. “Berdasarkan informasi dari mantri tersebut memang benar tersangka meminta untuk mengeluarkan proyektil yang bersarang di kakinya, tetapi mantri tersebut tidak sanggup sehingga akhirnya tersangka pergi dan hingga kini masih dalam pengejaran,” bebernya.

Mengenai penangkapan empat orang wanita dan sejumlah barang bukti judi togel, Kapolres menegaskan, tersangka yang diamankan saat kejadian juga berada di rumah tersangka Sarkowi.

“Rumah tersangka ini berbentuk panggung, jadi aktifitas perekapan judi togel dilakukan rumah bagian bawah. Mereka ditangkap saat melakukan perekapan judi togel jenis Hongkong. Omset judi togel ini juga kita taksir perharinya mencapai ratusan juta, itu terbukti dari barang bukti yang kita amankan,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polres OKI, AKP N Ediyanto didampingi KBO Reskrim, Ipda Acep Atmaja dan Kanit Pidum, Ipda Irwan Siddik menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap tersangka Sarkowi dengan berkoordinasi kepada Polsek SP Padang, Polsek Jejawi dan Pampangan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat tersangka Sarkowi ini bisa kita tangkap, karena jika melihat kondisinya dia tidak akan bisa kabur jauh,” ucapnya.

Sementara tersangka RT (26) yang merupakan istri dari tersangka Sarkowi mengaku usaha judi togel tersebut telah dilakoni suaminya sejak setahun terakhir.

“Omsetnya cuma Rp3 juta perhari pak, dak sampe ratusan juta. Duet itu ratusan juta itu sudah lamo kami simpen, bukannyo omset togel setiap hari. Tapi kalo jadi bandar narkoba aku dag tahu pak, soalnyo laki aku dag pernah cerito,” kilah RT yang sedang dalam kondisi hamil muda ini.

Mengenai para petugas rekap, RT mengatakan mereka baru bekerja sejak 3 bulan terakhir dan digaji perbulan sebesar Rp500 ribu.

“Tetanggo galo yang ngerekap nomor ini, kami gaji perbulan Rp500 ribu/orang. Kami cuma jual untuk wong Serdang Menang bae, dag pernah ke desa laen, apolagi kecamatan lain,” ungkap RT belakangan diketahui adalah istri muda tersangka Sarkowi.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster