Satu Pleton Dalmas Bubarkan Warga Hadang Truk Batu Bara

 45 total views,  3 views today

Polres OI terpkasa menerjunkan satu pleton Pengendalian Massa (Dalmas), untuk membubarkan warga lantaran mengganggu arus lalulintas. | Foto : Junaedi Abdillah

Polres OI terpkasa menerjunkan satu pleton Pengendalian Massa (Dalmas), untuk membubarkan warga lantaran mengganggu arus lalulintas. | Foto : Junaedi Abdillah

INDERALAYA – Lantaran menjurus anarkis, satu pleton Pengendalian Massa (Dalmas), membubarkan aksi puluhan  warga dari berbagai desa di Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), yang menghadang puluhan truk batu bara yang melintas di Desa Palemraya Kecamatan Inderalaya Utara OI, Rabu sekitar pukul 20.30 WIB.

Penghadangan tersebut dilakukan lantaran warga berdalih jika keberadaan truk batu bara memacetkan jalan dan membuat kondisi jalan rusak. Namun informasi yang didapat, warga meminta kompensasi kepada pengusaha batu bara yang kendaraannya melintas.

Sempat terjadi kericuhan lantaran sang sopir truk tidak mau dibelokkan di sebuah lapangan.

Pantuan di lapangan, warga yang diperkirakan berjumlah 100 orang tersebut berkumpul di simpang Palemraya di dekat sebuah minimarket.
Dengan bergerombol, warga menghentikan laju truk batu bara dan dibelokkan ke suatu tempat.
Sempat terjadi kericuhan antara puluhan warga dan sopir batu bara lantaran sang sopir enggan dibelokkan ke tempat yang dimaksud.
Karena  kalah jumlah, hampir 10 truk batu bara digiring warga ke suatu tempat. Alhasil, kondisi tersebut memacetkan arus lalulintas sepanjang 3 km.
Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat terjun langsung ke lokasi tersebut. Lantaran menjurus anarkis, Polres OI menerjunkan satu pleton Dalmas untuk membubarkan warga.  Warga akhirnya mundur dan membubarkan diri.
Kapolres OI, AKBP Asep Jajat di lokasi mengatakan, aksi warga terpaksa dibubarkan lantaran mengganggu arus lalulintas dan ketertiban, terlebih lagi dilakukan pada malam hari.
“Ya, ini sangat mengganggu, makanya kita turunkan dalmas dan anggota untuk amankan situasi,” ungkapnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya tidak segan-segan menindak tegas siapa saja yang mengganggu ketertiban umum.
“Kita akan tindak tegas siapa saja yang berbuat onar. Termasuk aksi ini,” tegasnya.
Disinggung adanya oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menunggangi aksi tersebut, Kapolres mengakui, ada sebuah LSM Palembang yang ada dalam aksi tersebut.
“Ya, memang ada yang mengatasnamakan LSM. Kita masih dalami,” pungkasnya tanpa menyebut nama LSM tersebut.

 

Teks   : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com