Pembangunan Jalan Asal Jadi, Baru Satu Bulan Jalan Sudah Rusak

 659 total views,  2 views today

000%20kondisi%20jalan%20Karya%2060%20Rt%2005%20RW%2004 Kel Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang, rusak parah

kondisi jalan Karya Rt 05 RW 04 Kel Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang, rusak parah | Dok KS

PALEMBANG – Harapan warga Jalan Karya 60 RT 05 RW O4 Kelurahan Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang memiliki jalan mulus, untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari sirna sudah. Pasalnya jalan yang baru di bangun bulan Mei lalu oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Palembang, saat ini kondisinya rusak parah.

Hal tersebut sangat disesalkan warga sekitar, karena dana untuk pembangunan jalan tersebut cukup besar yakni Rp 199 juta yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palembang 2014.

Salah seorang warga sekitar, Nanang mengatakan, kerusakan tersebut sejak bulan Juni lalu, tepatnya sekitar satu bulan selesai pembangunan, hingga saat ini belum ada sedikitpun perbaikan.

“Dimana tangung jawab dari pihak Pemerintah dalam pemeliharaan. Jalan ini sudah rusak sangat parah,”katanya, Kamis (25/9).

Nanang mengaku, mengapa jalan tersebut cepat rusak dikarenakan, pembangunannya tidak menggunakan koral dan bahan pengeras jalan.

“Jalan ini hanya di cor beton saja. Tidak ada tambahan koral, apalagi adonan pasirnya lebih banyak di bandingkan semen. Padahal untuk jalan itu normalnya satu sak semen ditambah 4 karung pasir. Kalau untuk jalan ini mungkin satu sak semen pasirnya 10 karung. Wajar saja cepat rusak. Ditambah lagi, banyak mobil tonase besar yang melintasi jalan itu,”kata pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini.

Warga lainnya, Sidik mengatakan, akibat rusaknya jalan tersebut membuat aktivitas warga cukup terganggu. Karena awalnya jalan tersebut bagus dan mulus. Ia mengaku, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses perdagangan, pertanian bagi warga sekitar.

“Kami senang awalnya jalan yang sebelumnya masih tanah merah di bangun, warga disini berharap jalan yang rusak ini diperhatikan oleh Pemerintah,”harapnya.

Sementara itu ketua RT 05 Kelurahan Sri Mulya, Hairun mengungkapkan, pembangunan jalan ini hanya di cor saja. Tanpa ada pengerasan dahulu, hingga mempermudah jalan ini cepat rusak.

“Biasanya, kalau bangun jalan itu, ada campuran koralnya. Kalau ini hanya mengecor saja,”katanya sedikit kesal.

Menanggapi hal itu, Konsultan Kekhnik PNPM Perkotaan, Yanto mengatakan, pembangunan jalan lingkungan dengan mengecor itu seharusnya memiliki agregat.

“Pada dasarnya kekuatan jalan bisa bertahan lama, jika ada pondasi dan campuran koral dan semen di aduk secara benar,”katanya.

Sambungnya, apabila jalan cepat rusak, bisa dipastikan pembangunannya asal-asalan yakni hanya mencampur semen dan pasir saja, kemudian langsung di cor.

“Yah di pastikan akan cepat mengalami keruskan,”ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) cor beton PU CK Palembang, Zaki membenarkan, jika jalan tersebut baru di bangun, kemudian rusak. Ia mengatakan, ukuran panjang jalan tersebut 380 meter dan lebar lebih kurang 3 meter dan kontraktornya adalah CV Pangkal Pertama

“Yang membuat jalan rusak adalah disebabkan ada mobil pengangkut tanah yang akan membangun perumahan dikawasan tersebut. Kami akan meminta pertangungjawaban dari pihak pengembang tersebut. Namun sampai saat ini kami tidak mengetahui siapa pengembang tersebut,”kilahnya

 

TEKS  : ALAM TRIE

EDITOR  : ROMI MARADONA

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster