Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai : Jangan Tunjuk Rekanan Bodoh

 1,336 total views,  2 views today

Suwito, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai.

Suwito, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai.

BANYUASIN – Banyaknya aksi demontrasi dari para mahasiswa di Banyuasin selama ini ternyata memantik reaksi dari Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai untuk angkat bicara. Suwito Kajari Banyuasin mengatakan setelah berulang kali dilakukan penelaahan mengenai banyaknya aksi unjuk rasa di daerahnya itu ternyata akibat ulah pekerja kontraktor nakal yang melaksanakan pembagunan diberbagai tempat di Banyuasin tidak bermutu dan mereka memprotes kondisi proyek yang baru beberapa bulan sudah hancur.

Kata Suwito, sebelunya pihaknya sudah berpesan kepada Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian. Kalau selama memimpin Banyuasin untuk menghindari korupsi.

“Dulu saat Bupati Banyuasin baru di lantik  saya sudah menitip pesan
agar Banyuasin ini terlepas dari koruptor. Bupati harus inggat tiga hal
yang disampaikan diantaranya menunjuk rekanan jangan yang bodoh atau goblok dikasih proyek,” katanya.

Berikutnya, sambung Suwito, pilihlah kepala SKPD yang ditunjuk jangan yang melaksanakan kegiatan hanya menunggu laporan di atas meja. Dan, jangan yang tidak pernah meninjau kelapangan dan yang terakhir hindari sebelum memulai suatu pekerjaan mereka.

“Sudah di cas terlebih dahulu mulai dari 5 hingga 10 persen, bahkan ada yang 15 persen. Kalau sudah sedemikian otomatis uang setan di makan tuyul.” Ucapnya.

Dikatakannya, lebih baik mencegah dari pada menindak
terhadap rekanan-rekanan seperti itu. Menurutnya, ia sudah kasih warning berulang kali pada Bupati Banyuasin.

“Mungkin beliau lupa, dikarenakan mungkin lupa pesannya sehingga dari ketiga hal itu otomatis pembangunan di Banyuasin tidak akan bertahan lama, angka korup akan semakin bertambah dari itu saya tekankan agar Bupati Banyuasin tidak salah menunjuk baik rekanan maupun Kepala SKPD. Apabila ketiga hal itu sudah tidak ada lagi di Banyuasin, maka kita bisa mencapai target angka korupsi,” tukasnya.

 

TEKS    : DIDING KARNADI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster