Diringkus, Penodong di Jalintim : Aku Ini Penganguran Pak

 231 total views,  4 views today

 

ilustrasi

ilustrasi

KAYUAGUNG – Kerap kali melakukan aksi penodongan di jalan lintas timur (Jalintim), membuat Rivai Marzuki alias Uki bin A Roni (16) warga Kampung III Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI, kena batunya. Dia diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Mesuji, Rabu (24/9) malam di sebuah warung di Blok A Desa Surya Adi Mesuji.

 

Tersangka dibekuk polisi karena kerap kali melakukan penodongan menggunakan senjata api (Senpi) rakitan, salah satunya  terhadap Darwin Wikando warga Desa Muara Burnai I sopir truk yang melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Blok A Desa Surya Adi. Beberapa saat usai menodong, polisi bergerak cepat membekuk tersangka.

Selain membekuk tersangka yang kesehariannya hanya pengangguran ini, polisi juga menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Suzuki Shogun, 1 pucuk Senpi rakitan, 1 unit HP BlackBerry dan sejumlah uang sisa hasil rampokan. Barang bukti dan tersangka kini diamankan di Mapolsek Mesuji.

Kapolsek Mesuji AKP S Deni NS didampingi Kanitreskrim Polsek Mesuji Ipda Sulardi SH kemarin membenarkan pihaknya telah menangkap pelaku kejahatan di Jalintim yang cukup meresahkan pengguna jalan khususnya sopir truk.

Kanitreskrim yang memimpin penangkapan tersangka mengatakan, tertangkapnya tersangka berkat laporan korban ke Mapolsek Mesuji beberapa saat usai ditodong tersangka. Saat itu korban bersama kernet mengendarai truk usai mengantar gas elpiji ke agen gas di dalam Desa Surya Adi.

Kronologis penodongan dijelaskan Kanitreskrim, saat truk melintas di Jalintim Blok A Desa Surya Adi, pelaku sendirian mengendarai motor menghadang laju truk. Setelah truk berhenti mendadak, pelaku mendekati korban dan meminta uang seraya menodongkan Senpi.

“Pelakunya diduga sudah merencanakan penodongan, karena melihat truk usai mengantar gas elpiji dan dipastikan banyak membawa uang. Saat truk keluar dari Desa Surya Adi menuju Jalintim, pelaku membuntutinya menggunakan motor,”papar Sulardi yang sebelummya menjabat KBO Satreskrim Polres OKI.

Sambungnya, karena merasa nyawanya terancam, korban tidak bisa berbuat banyak. Korbanpun menyerahkan seluruh uang yang berada di dalam tasnya berjumlah Rp 4 juta. Setelah mendapatkan uang, tersangka kabur masuk ke dalam desa.

“Lalu korban mendatangi Kantor Polsek Mesuji melapor telah dirampok dan menjelaskan ciri-ciri pelaku. Dari keterangan korban inilah kami bergerak cepat dan menangkap tersangka saat sedang bersantai di sebuah warung di Desa Surya Adi,”sambungnya.

Sedangkan tersangka Rivai kepada polisi mengaku berani merampok sopir truk karena sedang membutuhkan uang untuk membiayai hidup keluarganya.

“Aku pengangguran pak, sedangkan aku punya bini. Bini aku butuh makan, jadi aku terpaksa,” diakui korban beralasan.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster