BSB Siap Berikan Pinjaman untuk DPRD

 388 total views,  2 views today

 

PALEMBANG – Setelah dilantik kebanyakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), mulai mengamankan gaji mereka selama menjadi wakil rakyat. Dengan memperoleh Surat Keputusan (SK) Pengangkatan, mereka ambil pinjaman kepada perbankan untuk berinvestasi.

Sekretaris Perusahaan Bank SumselBabel, Faisol Sinin mengatakan, bagi para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) berdasarkan pengalaman sebelumnya banyak yang menggunakan SK nya untuk membeli kebun karet, kebun sawit atau membuka usaha lainnya.

“Dengan adanya inventasi yang dilakukan oleh anggota DPRD ini dapat membuka lapangan kerja serta dapat mengurangi pengangguran khususnya di Sumsel,” ujarnya, Kamis (25/9).

Menurut Faisol, dengan banyaknya anggota DPRD yang berinvestasi ini, pihaknya sangat mendukung sekali dan siap memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan satu syarat bahwa anggota tersebut tidak melanggar etika dan ketentuan hukum, tentu perbankan dengan senang  hati memberi kredit kepada para Anggota DPRD.

“Kita akan mendukung sepenuhnya bagi para Anggota DPRD di Provinsi Sumsel dan Provinsi Babel yang akan berinvestasi. Apalagi memang dalam memberikan layanan, perbankan tidak boleh mendiskriminasi nasabah. Tidak boleh dibeda-bedakan apakah si nasabah orang biasa atau anggota DPRD,” ujarnya.

Ditanya mengapa mayoritas para Anggota DPRD di Provinsi Sumsel dan Provinsi Babel menjadi nasabah Bank SumselBabel, Faisol mengatakan ada alasan mendasari itu. Bahwa, gaji seluruh anggota DPRD di kedua provinsi ini dibayarkan melalui Bank SumselBabel. Ini sangat memudahkan mereka untuk membayar angsuran pinjaman.

“Di pihak Bank SumselBabel sendiri sangat nyaman. Sepanjang pengalaman kita memberi pinjaman kepada para Anggota DPRD, non performance loan atau NPL yaitu kredit macetnya nol persen,” ungkapnya.

Dikatannya, para anggota DPRD periode lalu mengaku bahwa pengambilan kredit ini juga untuk mencegah gaji mereka tidak termanfaatkan sebagaimana mestinya. Sebab menurut mereka, kalau gaji diterima utuh ada kemungkinan digunakan untuk hal-hal konsumtif.


TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster