Terkait Kejelasan Pemimpin Palembang, MA Tolak Surat DPRD Palembang

 353 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Harapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang soal kejelasan siapa yang akan memimpin Kota Palembang, sirna sudah. Pasalnya surat dari DPRD Palembang yang dikirimkan ke Mahkamah Agung (MA) untuk meminta petunjuk di tolak.

Ketua DPRD Palembang, Ahmad Novan mengatakan, pada Agustus lalu, pihaknya mengirimkan surat ke MA untuk meminta petunjuk. Tapi, Selasa (29/9) pihaknya telah terima surat balasan dari MA yang berisikan dua poin saja.

“Yang pertama, MA tidak berwenang untuk menjawab pertanyaan yang di ajukan DPRD Palembang, soal kejelasan pemimpin Palembang,”katanya saat dihubungi, Rabu (24/9).

Kemudian poin kedua, sambung Novan, terkait siapa yang akan memimpi Palembang, MA menjawab, silahkan tanyakan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), karena keputusan sudah dibuat Mendagri berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 42/PHPU. “Intinya surat itu ditolak,”tegasnya.

Ditanya, langkah apa yang akan di ambil DPRD Palembang selanjutnya, Novan menjawab, sejauh ini belum ada tindakan. Disisi lain, masa jabatan anggota DPRD Palembang periode 2009-2014 akan berakhir 29 September mendatang.

“Kemungkinan besar, masalah itu akan kami serahkan ke anggota DPRD Palembang periode 2014-2019,”katanya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Palembang, Antoni Yuzar mengatakan, selaku anggota legislatif, tentunya pihaknya akan mengambil langkah selanjutnya sesuai tata tertib (Tatib) dan Undang-undang (UU) MD3.

“Intinya kami setuju saja, kalau itu sesuai tata tertib yang berlaku,”ulasnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Ucok Hidayat mengatakan, pihaknya belum tahu soal isi fatwa MA tersebut. “Ada Fatwa MA, DPRD Palembang belum sampaikan ke kami,”ujarnya singkat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo membenarkan adanya surat balasan dari MA tersebut dan telah diterima DPRD Palembang, tapi belum sempat di buka. “Iya benar, sudah ada. Tapi saya belum sempat baca. Silahkan ke DPRD Palembang saja,”katanya.

Tapi, sambungnya, apapun keputusan MA, ia akan terima. “Kita ikuti saja aturan yang berlaku,lihat saja nanti,”tukasnya.]

 

TEKS    : ALAM TRIE
EDITOR   : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster