Kualitas Udara Palembang Berbahaya, Masyarakat Dihimbau Pakai Masker

 322 total views,  2 views today

Alat General Matic Concil (GMC) sangat penting digunakan di bandara. Nampak Bandara SMB II Palembang diselimuti kabut asap. Foto ; Iwan Cheristian

Nampak Bandara SMB II Palembang diselimuti kabut asap. Foto ; Iwan Cheristian

PALEMBANG – Kualitas udara di Kota Palembang terus memburuk. Hampir seluruh Kecamatan diselimuti kabut asap tebal, akibatnya kualitas udara menjadi berbahaya dan tidak sehat.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Palembang, Tabrani mengatakan, kualitas udara di Metropolis telah masuk dalam kategori berbahaya. Berdasarkan pantauan indeks standar pencemaran udara (ISPU), kualitas udara di Palembang di bawah ambang batas dengan angka 113 Ispu.

“Kalau untuk normalnya dibawah 100 Ispu, tapi sekarang sudah diatas 100,”katanya, saat di bincangi, di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Rabu (24/9)

Tabrani mengaku, hasil Ispu itu didapat berdasarkan pantauan udara yang dilakukan BLH dibeberapa titik, yakni Kambang Iwak (KI), Bundaran Air Mancur (BAM), Jalan Merdeka, Simpang empat Charitas, Benteng Kuto Besak (BKB) dan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,”imbuhnya.

Tabrani menyebutkan, kabut asap itu muncul akibat pembakaran lahan dari luar daerah, seperti Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin dan ada juga asap kiriman dari Riau.

“Sebenarnya cuaca di Palembang sempat normal karena huja. Tapi hanya satu hari saja, kemudian asap kembali pekat,”sebutnya.

Sambungnya, apabila dalam satu-dua hari kedepan tidak hujan, bisa dipastikan kualitas udara akan semaik memburuk. Ia berharap pembakaran lahan segera dihentikan secepatnya..

“Ini sudah termasuk pencemaran udara, jika pencemarannya semakin tinggi, bukan tidak mungkin kabut asap akan menyebabkan terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit lainnya,”ujarnya.

Tabrani menambahkan, untuk meminimalisir gangguan kesehatan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan akan membagikan masker pelindung mulut.

“Kami masih koordinasi, untuk membagikan masker. Bagi warga yang ingin beraktivitas di luar ruangan, diharapkan menggunakan masker sebagai antisipasi awal,”tukasnya.

 

TEKS    : ALAM
EDITOR   : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster