Sukseskan MTQ Internasional, Ogan Ilir Siagakan “Pasukan Asap”

 377 total views,  2 views today

Bupati OI memeriksa pasukan apel siaga | Dok KS

Bupati OI memeriksa pasukan apel siaga | Dok KS

INDERALAYA – Provinsi Sumsel kini menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Internasional. Sedikitnya ada 53 negara. Terkait dengan hal itu, Pmerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang hanya berjarak 32 Km dari Kota Palembang, lokasi utama MTQ, ikut bertanggungjawab terhadap suksesnya acara tersebut. Oleh sebab itu, Pemkab OI membentuk tim pengendalian kebakaran lahan dan kabut asap bersama instansi terkait.

Hal itu ditandai dengan digelarnya apel pasukan siaga asap dan peralatan pengendalian asap akibat kebakaran hutan. Acar ini digelar dalam rangka MTQ Internasional di Sumsel. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Bupati OI, H. Mawardi Yahya di lapangan Kantor Bupati di Desa Tanjung Senai, Kota Inderalaya, kemarin, Selasa (23/9).

Bupati OI, H Mawardi Yahya dalam sambutannya mengatakan, musim kemarau yang panjang dapat mengeringkan berbagai jenis tanaman. Menurutnya, hal itu dapat memicu masyarakat untuk melakukan pembakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kebakaran terutama pada lahan gambut yang dapat menimbulkan bencana kabut asap. “Pembakaran lahan merupakan suatu pelanggaran berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku,” tegasnya.

Bupati menambahkan, dampak dari pembakaran lahan menimbulkan bencana asap hingga menggangu kesehatan, perhubungan dan dampak sosial, ekonomi karena terganggunnya transportasi. “Sehubungan dengan event MTQ Internasional di Palembang, yang secara resmi akan dibuka oleh Wakil Presiden RI H Budiono, maka semua pihak harus siaga,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Pemkab OI Drs A Syakroni, menambahkan, dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan, pihaknya sudah membentuk posko siaga darurat bencana asap akibat pembakaran hutan dan lahan.

“Operasi pemadamann darat dengan melakukan patroli dan pemadaman, dan penindakan kepada pelaku pelanggaran pembakaran oleh pihak berwajib, melakukan pemadaman udara (watter boming) dengan Helikopter MI-8 dan Bolkow 105 dari Rusia Bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk pembagian masker bekerjasama dengan dinas kesehatan,” pungkasnya.

 

TEKS    : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster